Pembangunan IPAL Komunal di Pemali Telan Dana Rp 425 Juta

Kami berharap IPAL Komunal ini dipelihara, dimanfaatkan karena tidak mungkin pemerintah membangun dua atau tiga kali program seperti

Pembangunan IPAL Komunal di Pemali Telan Dana Rp 425 Juta
Bangkapos/nurhayati
Bupati Bangka H Tarmizi Saat ketika meninjau bangunan IPAL komunal dan memberikan santunan kepada para kaum duafa pada peresmian IPAL Komunal, Sabtu (3/2/2018) di RT 7 Dusun Taruna Setia Kecamatan Pemali. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Nurhayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA--Insyira Subagja selaku DPIU Sanimas IDB Kabupaten Bangka menjelaskan pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) komunal melalui program sanimas ini sudah dimulai tahun 2014 kemudian berlanjut hingga tahun 2018 ini.

"Program ini program pemerintah pusat yang dilaksanakan di provinsi dari 34 provinsi kita salah satunya. Sanimas IDB bermula dari MOU antara bank dunia dengan pem pusat," jelas Insyira saat peresmian IPAL Komunal, Sabtu (3/2/2018) di RT 7 Dusun Taruna Setia Kecamatan Pemali.

Menurutnya, kecamatan yang mendapatkan sanimas IDB ini, untuk Kabupaten Bangka hanya dua kecamatan, karena dua Kecamatan ini pernah mendapatkan bantuan PNPM perkotaan, sehingga sanimas IDB ini salah satu lanjutan dari pada bantuan PNPM perkotaan.

"Untuk kecamatan lain yang belum mendapatkan sanimas IDB jangan berkecil hati, karena masih ada program sanimas lainnya, seperti sanimas reguler yang sistem pelaksanaannya sudah sama seperti sistem sanimas IDB yaitu jaringan perpipaan dan IPAL komunalnya," ungkapnya.

Dikatakannya, masing-masing jaringan yang dibangun hampir 60 sambungan rumah yang tersambung ke IPAL Komunal.

"Di Kabupaten Bangka tahun 2014 ada sebanyak tiga titik di Kecamatan Sungailiat, yang berlokasi di lingkungan Jelutung, Sinar Jaya dan Kudai. Sedangkan di tahun 2016 mendapat bantuan di enam titik lokasi di dua kecamatan, yakni Kecamatan Pemali dan Kecamatan Sungailiat," kata Insyira.

Untuk pembangunan IPAL Komunal ini menelan dana sebesar Rp 425 juta, total bantuan ini murni dari pemerintah pusat yang dikucurkan kepada pemerintah daerah khususnya di Kabupaten Bangka.

Dijelaskannya, untuk bantuan dari sanimas IDB di tahun 2014 hingga 2015 , sebesar 1,275 milyar untuk tiga lokasi, sedangkan untuk tahun 2015 hingga 2016 mendapatkan bantuan di enam titik lokasi sebesar Rp 2,550 milyar, dan ditahun 2017 mendapatkan bantuan di enam titik lokasi sebesar Rp 2,550 milyar, dengan total bantuan sebesar Rp 6 milyar lebih.

"Kami berharap IPAL Komunal ini dipelihara, dimanfaatkan karena tidak mungkin pemerintah membangun dua atau tiga kali program seperti ini. Terima kasih bupati yang telah mendukung sanimas IDB dan masyarakat yang telah menghibahkan lahan untuk IPAL komunal. Terima kasih kepada tim konsultan yang telah bekerja keras mendamping masyarakat," ungkap Insyira.(*)

Penulis: nurhayati
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved