70 Persen Warga Babel Sudah Registrasi Kartu Prabayar, 28 Februari Terakhir

Sekitar 70 persen masyarakat Bangka Belitung telah melakukan registrasi kartu prabayar.

70 Persen Warga Babel Sudah Registrasi Kartu Prabayar, 28 Februari Terakhir
net
Ilustrasi 

Laporan wartawan Bangkapos, Ira Kurniati

BANGKAPOS.COM,BANGKA- Sekitar 70 persen masyarakat Bangka Belitung telah melakukan registrasi kartu prabayar.

Kepala Dinas Komunikasi dan Infomatika (Kominfo) Provinsi Bangka Belitung, Sudarman, mengatakan angka tersebut, didapat berdasarkan laporan dari sejumlah provider. 

"Terakhir laporan dari operator-operator kartu, sudah tercatat hampir 70 persen masyarakat Babel yang sudah melakukan registrasi kartu prabayar. Telkomsel hampir sekitar 60 persen pelanggannya telah teregistrasi, Indosat sekitar 80 persen dari pelanggan mereka dan juga smartfren sekitar 80 persen yang terdata telah melakukan registrasi ulang." Ujar Sudarman saat ditemui, Senin (5/2/2018).

Pendaftaran atau registrasi ulang kartu prabayar ini, ujar Sudarman merupakan program dari kementerian komunikasi dan informatika dalam mencegah penyalahgunaan nomor pelanggan, terutama pelanggan prabayar.

Langkah ini juga sebagai komitmen pemerintah dalam upaya memberikan perlindungan kepada konsumen.

" Registrasi kartu prabayar ini akan berakhir 28 Februari mendatang. pada hari itu secara otomatis kartu prabayar yang belum terdaftar akan diblokir," ucapnya.

Pelanggan yang tidak melakukan registrasi tidak bisa melakukan panggilan keluar atau mengirim pesan singkat (SMS). Tetapi masih bisa menerima panggilan masuk atau incoming call.

Namun pada 31 maret, seluruh akses panggilan masuk dan keluar tidak bisa lagi dipergunakan, dan pada 30 april akses internet akan diblokir bagi pemilik kartu yang tidak melakukan registrasi.

Kadis kominfo babel ini mengimbau kepada masyarakat yang belum mendaftarkan identitas diri mereka pada operator seluler, untuk segera melakukan registrasi.

"Hal ini agar dapat melacak setiap pengguna kartu supaya mencegah terjadinya hoax ataupun penyalahgunaan nomor pelanggan," ucapnya.(*) 

Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved