Cegah Tipikor, ASN Diminta Segera Laporkan Harta Kekayaannya

Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangka diminta segera melaporkan harta kekayaan

Cegah Tipikor, ASN Diminta Segera Laporkan Harta Kekayaannya
Bangka Pos / Nurhayati
Plt Sekda Kabupaten Bangka, Akhmad Mukhsin 

Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangka diminta untuk segera melaporkan harta kekayaan dengan mengisi formulir Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN).

Kebijakan ini dilakukan untuk mencegah praktek tindak pidana korupsi (tipikor) di lingkungan Pemkab Bangka.

Menurut Plt Sekda Bangka Akhmad Mukhsin pengisian LHKPN ini berkaitan dengan kepatuhan para pejabat negara.

"Kewajiban itu harus dilakukan setiap tahun jika sudah terdaftar. Ini yang sering tidak laksanakan. Untuk pejabat di Pemkab Bangka ini sudah terdaftar siapa saja wajib LHKPN sudah mendaftarkan kekayaannya ke KPK," jelas Mukhsin kepada bangkapos.com usai coffe morning para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Bangka.

Dia memperkirakan ASN yang wajib mengisi LHKPN ini sudah melaporkan harta kekayaannya sekitar 60 persen yang rutin melapor.

ASN yang wajib melaporkan LHKPN ini adalah yang memegang jabatan tinggi pratama, eselon II, eselon III, eselon IV, bendahara, pengawas, dan pejabat pembuat komitmen (PPK).

Ditegaskannya untuk sanksi bagi ASN yang wajib melapor LHKPN mereka berupa administrasi dan teguran.

"Kita diberi waktu dari Januari sampai Maret untuk melaporkan itu semua," kata Mukhsin.

Di singgung apakah ada ASN yang melaporkan data palsu Mukhsin mengatakan, sangat berat memberikan data palsu, tetapi jika ada yang kurang dalam melaporkan harta kekayaannya kemungkinan ada.

Halaman
12
Penulis: nurhayati
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved