Didit: Gas 3 Kg Langka, Pemprov Babel Mesti Tanggap

Pemerintah harus cepat tanggap. Jangan disepelekan soal elpiji 3 kg ini. Itu hak masyarakat dari pemerintah pusat

Didit: Gas 3 Kg Langka, Pemprov Babel Mesti Tanggap
Nurhayati/bangkapos.com
Tabung gas elpiji bersubsidi tiga kilogram. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Hendra

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Ketua DPRD Babel, Didit Srigusjaya berharap pemerintah cepat tanggap mendengar keluhan masyarakat terkait kelangkaan gas elpiji 3 kg di Kecamatan Puding Besar, Kabupaten Bangka.

Pemerintah, kata Didit harus melakukan pengecekan ke distributor langsung terjadinya kelangkaan gas elpiji 3 kg ini.

“Pemerintah harus cepat tanggap. Jangan disepelekan soal elpiji 3 kg ini. Itu hak masyarakat dari pemerintah pusat,” ujar Didit, Senin, (5/2/2018).

Pemerintah Provinsi Babel lanjut Didit, selain melakukan pengecekan ke lapangan, juga harus memanggil pihak pertamina selaku penyedia barang. Apa permasalahan hingga terjadi kelangkaan gas tersebut.

Kata dia, langkanya gas elpiji 3 kg ini juga disinyalir adanya indikasi penimbunan atau juga agen yang bermain curang dengan menjualnya ke pengecer lainnya hingga masyarakat tak kebagian.

Indikasi ini kata Didit perlu dilakukan pengecekan dan penyelidikan dari pihak terkait. Pemerintah juga dapat berkoordinasi dengan aparat terkait.

“Kalau ada indikasi penimbunan dan penyelewengan, kewenangannya di kepolisian. Pemerintah harus juga berkoordinasi dengan instansi. Ini juga jadi tanggungjawab dinas perdagangan dan dinas pertambangan. Tolong jangan dibiarkan, kasihan masyarakat. Mungkin juga terjadi di wilayah lain di Babel ini,” ujar Didit. 

Penulis: nurhayati
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved