Petani Merugi Kebun Lada Porak-poranda Disapu Angin Kencang

Batang sahang tengah seger-seger a (pohon lada sedang produktif), tapi roboh karena angin kencang

Petani Merugi Kebun Lada Porak-poranda Disapu Angin Kencang
(Bangkapos/ferylaskari)
Cikmat (60), menanam kembali bibit lada untuk menggantikan tanaman yang sebelumnya mati, sebelum panen. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Fery Laskari

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Cuaca ekstrim akhir-akhir ini tak hanya melanda lautan. Di daratan pun, badai datang seketika. Dampaknya, sejumlah pohon lada petani banyak yang tumbang. Sebagian kebun penghasil rempah-rempah ini porak-poranda, membuat petani merugi.

Seperti yang dirasakan Indra (45), seorang petani lada asal Desa Karyamakmur Kecamatan Pemali Bangka.

Kepada Bangkapos.com, Senin (5/2), pria lajang ini mengeluh karena kencangnya angin sejak beberapa pekan terakhir. "Akibatnya batang sahang (lada) patah, banyak yang tumbang," katanya.

Padahal pohon lada Indra, sedang memasuki masa produktif. Butiran biji lada hijau muda dan kembang calon buah sudah bermunculan.

"Batang sahang tengah seger-seger a (pohon lada sedang produktif), tapi roboh karena angin kencang," keluhnya.

Tak hanya Indra, namun petani asal Puding Besar Bangka yang tinggal di Paritpadang Sungailiat Bangka, Cikmat (60) juga mengeluh. Kebun ladanya yang berada di sekitar bukit di Kelurahan Jeliti Sungailiat, sebagian rusak parah.

"Angen kenceng, bateng sang amang nampek bukit marei, ruboh ketak jang (angin kencang kebun lada saya dekat bukit roboh), " katanya, Senin (5/2/2018).

Walau merasa sedih, namun Cikmat tetap optimis. Pohon lada roboh yang masih bisa diselamatkan, dia tegakan kembali menggunakan kayu panjat (junjung) baru. Sedangkan pohon lada yang mati, ia sulam kembali menggunakan bibit baru.

"Sebagian yang mati, kita tanam kembali," katanya mengaku rugi karena kondisi cuaca ekstrim.

Penulis: ferylaskari
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved