22 Ibu Hamil di Babel Positif Terjangkit HIV/AIDS

Tahun 2017 jumlah orang dengan penderita HIV/AIDS (ODHA) ada sekitar 270 orang, dan dari ratusan pengidap HIV/AIDS ini sebanyak 22

22 Ibu Hamil di Babel Positif Terjangkit HIV/AIDS
net
HIV AIDS 

Laporan Wartawan BangkaPos, Yudha.

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi Bangka Belitung,  mencatat pada tahun 2017 ada 270 orang terjangkit Human Immunudeficiency Virus (HIV)/Acquird Immune Deficiensy Syndrome (AIDS).

Bahkan, 22 di antaranya merupakan ibu hamil.

Baca: Jumlah Orang dengan HIV/AIDS di Bangka Belitung Meningkat, Ini Rinciannya

“Tahun 2017 jumlah orang dengan penderita HIV/AIDS (ODHA) ada sekitar 270 orang,  dan dari ratusan pengidap HIV/AIDS  ini sebanyak 22 orang merupakan ibu hamil”, ungkap Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit,  Dinas Kesehatan Provinsi Bangka Belitung,  M Henri,  Kamis siang (1/2/2018).

Ia menambahkan pada tahun 2016 hanya berjumlah 14 orang saja, tetapi untuk  tahun 2018 kami akan mulai mendata per febuari mendatang. 

Dan jumlah yang terjangkit HIV/AIDS meningkat sejak tahun 2016. Bahkan tercatat yang paling banyak ada di Kota Pangkalpinang berjumlah sekitar 69 orang tahun 2016 dan 111 orang tahun 2017.

Henri mengatakan Dinas Kesehatan sudah melakukan gerakan mobile VCT (voluntary counseling test) atau konseling serta periksa sukarela dan petugas Dinas Kesehatan juga mendata dengan cara memeriksa setiap ibu hamil secara sukarela ditiap Puskesmas Kabupaten maupun Kota di Provinsi Bangka Belitung.

Sementara itu,  Kepala Kementrian Agama Provinsi Bangka Belitung,  Muhammad Ridwan menyatakan Virus HIV/AIDS salahsatu menyebar melalui hubungan seks bebas apalagi dikalangan Lesbian, Gay,  Bisexsual dan Transgenser (LGBT). Pihaknya memberikan penyuluhan melalui dakwah secara rutin. 

Ia juga memberikan himbaun kepada masyarakat harus merangkul para penderita HIV/AIDS maupun yang menjurus kearah situ.

News Analisys  Dokter Umum, Deoni Daniswara.

Cara penularan HIV/AIDS dari ibu ke bayi yang paling rentan melalui persalinan normal.  Sedangkan persalinan caesar kemungkinan tertular sangat kecil,  kecuali saat sang kulit bayi tergores menjadi luka menyebabkan darah ibu yang terinfeksi masuk ke luka bayi.

Ia pun menambahkan pemberian air susu ibu juga bisa menularkan virus itu. Disisi lain penyebab seorang ibu tertular HIV/AIDS melalui jarum suntik dan dari pasangannya yang suka berhubungan selain dengan istri.

Namun sebaiknya sebelum merencanakan kehamilan,  sang ibu harus di cek kadar viral CD4 atau sel darah putihnya. Apabila CD4 dibawah 200 harus dikonsultasikan lebih lanjut kepada dokter.

Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved