Kawasan Industri Sadai Telah Miliki Master Plan dari Kemenperin

Tujuan untuk dijadikan dasar berpijak bagi perusahaan pengelolaan kawasaan, industri dalam melakukam kegiatannya

Kawasan Industri Sadai Telah Miliki Master Plan dari Kemenperin
Bangkapos/Riki Pratama
Kepala Dinas Penanaman modal, pelayanan perizinan terpadu satu pintu, perindustrian dan perdagangan Kabupaten Basel Muhammad 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Riki Pratama

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Perkembangan kawasan industri Sadai telah mendapatkan Materplan kawasan, dari Direktur Pengembangan Wilayah Industri II Kementerian Perindutrian RI Busharmaidi yang langsung menyerahkan Masterplan Kawasan Industri Sadai ke pihak Pemerintah Kabupaten Basel.

Dimana penyerahan masterplan tersebut terkait kawasan industri Sadai dan membantu Pemkab Basel dalam membuat masterplan kawasan industri seluas kurang lebih 3.086 Ha.

Kepala Dinas Penanaman modal, pelayanan perizinan terpadu satu pintu, perindustrian dan perdagangan Kabupaten Basel Muhammad mengatakan ruang lingkupnya dan substansi masterplane yang dibuat yaitu untuk mengidentifikasi ekonomi kapital, intelektual kapital, dan sosial kapital.

Baca: Istri Pengusaha Ini Ngamuk saat Ketahuan Dikirimi Zumi Zola Foto-foto Syur

Selain itu juga, berfungsi untuk mengidentifikasi kebutuhan pengembangan kawasan idustri sadai, lalu menyusun konsep pengembangan kawasan industri Sadai, untuk menyusun rencana starategis pengembangan kawasan industri, serta menyusun rencana fisik pengembangan kawasan industri.

"Tujuan untuk dijadikan dasar berpijak bagi perusahaan pengelolaan kawasaan, industri dalam melakukam kegiatannya,"kata Muhammad kepada wartawan,Selasa (6/2/2018).

Ia menambahkan, untuk kawasan industri sadai akan dikelola oleh perusahaan pengelola PT RBA ( Ration Bangka Abadi) perusahaan yang mengelola kawasan industri sadai.

Baca: Dokter Spesialis Bedah Ungkap Fakta Mengejutkan Dibalik Kematian Guru yang Dianiaya Siswanya

"Bedasarkan master plane ini baru nanti pihak perusahaan swasta bergerak untuk melakukan pembangunan infrastruktur didalam kawasan itu. Yang mana pihak pemerintah telah membantu membuatkan master planenya, lalu pembangunam infrastruktur utama dan penunjang dilakukan oleh pihak swasta, sebagai upaya untuk menumbuhkan perekonomian,"lanjutnya.(*)

Penulis: Riki Pratama
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help