Bendahara DPRD Kota Pangkalpinang Ajukan Pembelaan, PH Tantang Akan Bongkar-bongkaran

Kami akan bongkar-bongkaran. Tak mau klien kami dikorbankan dalam kasus ini

Bendahara DPRD Kota Pangkalpinang Ajukan Pembelaan, PH Tantang Akan Bongkar-bongkaran
Bangkapos/Yuda Palistian
Terdakwa Budik Wahyoedi saat sidang Pembelaan (Pledoi), pada Pengadilan Negeri Tipikor Kota Pangkalpinang, Kamis (8/2/2018). 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Yudha Palistian

BANGKAPOS.COM, BANGKA – Budik Wahyoedi, Bendahara DPRD Kota Pangkalpinang menyampaikan pembelaan di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Pangkalpinang, Kamis (8/2/2018).

Bendahara DPRD Kota Pangkalpinang itu terjerat dalam kasus dugaan penyimpangan anggaran dana Perjalanan Dinas (SPPD) anggota DPRD kota Pangkalpinang tahun anggaran 2016.

Pada sidang sebelumnya hari kamis lalu (1/2), dalam pembacaan tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), terdakwa dituntut 1 tahun 8 bulan penjara oleh JPU kejaksaan Negeri Pangkalpinang. Dan juga menuntut membayar denda Rp 50 juta dengan subsider 3 bulan kurungan penjara.

Budik Wahyoedi dijerat dengan pasal 2 ayat (1) UU nomor 31 tahun 1999 Jo UU nomor 20 tahun 2001 Jo pasal 18 UU nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi jo pasal 55 ayat (1) KUHP. Kerugian negara atas kasus ini senilai Rp 158.253.197.

Dalam perkara ini sejumlah anggota DPRD Kota Pangkalpinang pun sempat dipanggil sekaligus diperiksa oleh penyidik Pidana Khusus Kejari Kota Pangkalpinang, termasuk mantan sekretaris DPRD Kota Pangkalpinang, Latif Pribadi.

Penasehat hukum Budik Wahyoedi, Ahda Muttaqin menyatakan dalam kasus ini kliennya dijadikan tumbal. Oleh karena itu pihaknya akan melakukan perlawanan.

"Kami akan bongkar-bongkaran. Tak mau klien kami dikorbankan dalam kasus ini," tantangnya.

Ia berharap Majelis Hakim bisa meringankan hukuman untuk kliennya.

Sementara itu humas PN Tipikor, Iwan Gunawan, mengaku pihaknya sudah serius dan tak tebang pilih dalam perkara ini. Setidaknya bisa terlihat dari penahanan yang dilakukan majelis hakim pada terdakwa Budik Wahyoedi.  (q4)

Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help