BKN: Guru, Tenaga Kesehatan dan Penyuluh Bukan PNS, Cukup P3K. Warganet = Outsourcing

Kepala BKN: BKN usul kepada KemenPAN-RB untuk profesi Guru, tenaga kesehatan, dan penyuluh tidak lagi diisi PNS

BKN: Guru, Tenaga Kesehatan dan Penyuluh Bukan PNS, Cukup P3K. Warganet = Outsourcing
ilustrasi honorer 

BANGKAPOS.COM -- Dalam kurun lima tahun ke depan, sebanyak 259 ribu bakal pensiun. Apakah akan ada pembukaan rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) besar-besaran untuk formasi guru?

Beberapa waktu lalu beredar kabar para honorer guru yang selama ini sudah bekerja akan diangkat menjadi CPNS. Namun sepertinya rencana itu batal, karena pemerintah punya kebijakan lain.

Melalui laman twitter resmi BKNgoid, Kepala BKN, Bima Haria Wibisana mengusulkan kekosongan posisi untuk profesi guru, tenaga kesehatan dan penyuluh tidak lagi diisi PNS, tetapi cukup Pegawai dengan Perjanjian kerja (P3K).

"Kepala BKN: BKN usul kepada KemenPAN-RB untuk profesi Guru, tenaga kesehatan, dan penyuluh tidak lagi diisi PNS tetapi cukup Pegawai dengan Perjanjian Kerja (P3K)," postingan akun @BKNgoid.

Pernyataan itu tentunya mendapat respon dari warganet yang menilai kebijakan tersebut dianggap tidak berdasar hati nurani//

"jangan seperti itu lah, kesannya guru tdk dihargai seperti pegawai lainnya kalo tdk dijadikan PNS, selalu ingat jasa2 guru, Kepala BKN pun tidak akan bisa seperti skrg tanpa adanya seorang guru," tuis akun ichigo‏ @xxxxx00008.

"P3K sama aja outsourcing pak saya juga di KKP sebagai Penyuluh Kontrak udh 7tahun masa pengabdian kami dibalas P3K.. bapak klo ngeluarin usul seperti itu harus jelas dengan alasannya ga asal usul aja," komentar akun @yogahernandia05.

"SAYA KECEWA ! Apakah dengan semudah itu melupakan jasa GURU yang memberi ilmu untukmu demi msa dpanmu demi kamu dan kamu lupa dengan sejarah ?? Biar Tuhan yg membalas diakhirat nanti," tulis akun @BagasKresnajati.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy menyatakan guru harus menjadi sumber keteladanan. Dan semua pihak perlu mendukung guru-guru kita mewujudkan generasi yang cerdas, kompetitif, dan berakhlak mulia.

Kompetensi guru jadi salah satu fokus Kemendikbud dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan bagi Guru sebelumnya (Pengembangan Profesi Bagi Guru Pembelajar) menunjukkan dampak positif.

Halaman
12
Penulis: teddymalaka
Editor: teddymalaka
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help