Ibu Aniaya Anak Balitanya Hingga Meregang Nyawa, Begini Perlakuan Kejamnya

SK, ibu kandung WW, anak balita 14 bulan di Bekasi, Jawa Barat, ditetapkan sebagai tersangka penganiaya anaknya hingga tewas.

Ibu Aniaya Anak Balitanya Hingga Meregang Nyawa, Begini Perlakuan Kejamnya
Ilustrasi 

BANGKAPOS.COM - SK, ibu kandung WW, anak balita 14 bulan di Bekasi, Jawa Barat, ditetapkan sebagai tersangka.

SK diduga menganiaya anaknya hingga tewas.

WW ditemukan tewas dengan luka lebam di sekujur tubuhnya, Minggu (4/2/2018).

"Jadi, sejak kecil korban diasuh nenek korban, sedangkan suami tersangka di Pemalang."

"Namun, tiga bulan lalu nenek (korban) meninggal dan diasuh si ibu. Sejak pengasuhan itu, korban diperlakukan kasar," ucap Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Indarto di Bekasi, Senin (5/2/2018).

Baca: Banyak Orang Tak Peduli, 5 Jenis Makanan Ini Ternyata Bisa Jadi Pemicu Utama Kanker Lho!

Korban lalu diboyong ke rumah tinggal sang ayah, AI (25), di Bekasi.

Selama perjalanan menuju Bekasi, korban selalu dicubit dan dipukul SK.

Puncaknya terjadi pada Sabtu (3/2/2018).

//

Korban rewel karena badannya panas.

SK memaksa mengerik tubuh korban.

Bukannya mengerik, SK justru menganiaya anaknya tersebut. "Mungkin karena kesal, pelampiasan juga karena masalah dengan suami yang jarang memberi nafkah," ujar Indarto.

Ayah korban yang baru tiba di rumah langsung membawa korban ke rumah sakit.

Namun, nyawa korban tidak dapat ditolong lagi.

"Dari hasil otopsi terdapat pendarahan di otak dan luka di lambung. Jadi, karena kedua luka itu, korban panas lalu step dan meninggal," kata Indarto.

Baca: TKI Dipenjara di Malaysia Gara-gara Minta Diginiin Nenek-nenek Tukang Pijat

SK dijerat Pasal 80 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

Ia diancam hukuman maksimal 15 tahun penjara. (Grid.ID/Adrie P. Saputra)

Artikel ini sebelumnya diterbitkan Kompas.com berjudul SK, Ibu yang Aniaya Anaknya hingga Tewas, Ditetapkan Tersangka

 
Editor: fitriadi
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved