Kontraktor Tegaskan Komit Perbaiki Kerusakan Pasar Sehat Kelapa

Tadi saya juga sudah ditelpon PPK, rencannya kami akan turun memantau kesana. Intinya kami pengembang komit perbaiki kerusakan

Kontraktor Tegaskan Komit Perbaiki Kerusakan Pasar Sehat Kelapa
Bangka Pos / Anthoni
Puing-puing dan sampah yang berserakan di pasar sehat Kelapa, Kabupaten Bangka Barat 

Laporan Wartawan Bangka Pos Anthoni Ramli

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Direktur CV Adhi Karya Pratama Heri, berjanji menindaklanjuti keluhan dan temuan kerusakan pasar sehat Kecamatan Kelapa, Kabupaten Bangka Barat.

Bahkan ia mengaku, telah berkordinasi dengan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Disperindagkop Kabupaten Bangka Barat Agus Setiawan terkait temuan tersebut.

Baca: Kadisperindag Ngaku Sering Ingatkan Pengembang soal Kerusakan Pasar Sehat Kelapa

Menurutnya, kerusakan pasar Sehat Kelapa masing tanggung jawab pihaknya. Sebab diakui Heri proyek yang bersumber dari dana DAK senilai Rp 1.258.502.000 masuk dalam tahap masa pemeliharaan enam bulan ke depan.

Baca: Video: Belum Diresmikan Pasar Sehat Kelapa Sudah Rusak

" Tadi saya juga sudah ditelpon PPK, rencananya kami akan turun memantau kesana. Intinya kami pengembang komit perbaiki kerusakan-kerusakan itu karena masih ada jaminan pemeliharaan," ujar Heri melalui sambungan telepon.

Heri sempat Syok, mendengar temuan beberapa bagian bangunan yang menggunakan  material komposit/campuran beton dan serat kaca. Sebab menurut Heri, tak ada perjanjian dan kesepakatan penggunaan material tertentu  di RAB tersebut.

" Astagfirullah hal azim, trimakasih info nya, nanti secepatnya kami cek ke lapangan. Memang kalau dalam RAB tidak ada material tersebut," ujar Heri.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Disperindagkop Kabupaten Bangka Barat Agus Setiawan, menegaskan material komposit/campuran beton dan serat kaca tidak masuk dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB)

Hal ini ditegaskan Agus di ruang kerja Kepala Disperindagkop Bangka Barat Muhammad Zakaria, menyusul temuan dan indikasi adanya pengurangan volume material pembangunang anggaran yang menelan biaya Rp 1.258.502.000 dari anggaran DAK tahun 2017 lalu.

Awalnya Agus sempat berkelit, dan mengaku jika inprastruktur bangunan pasar sehat Kelapa, sebagian menggunakan .

Namun Agus tidak bisa membuktikan material termasuk dalam RAB. Selang beberapa saat, Agus kembali menegaskan, jika material tidak masuk RAB.

" Saya pastikan material tidak tercantum dalam RAB. Terimakasih informasi buat kawan-kawan media, nanti hari ini kami akan cek langsung ke lapangan," ujar Agus kepada bangkapos.com, Kamis (8/2/2018).(*)

Penulis: Antoni Ramli
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved