Babel Jadi Tuan Rumah Balap Sepeda 200 Km

Setiap peserta harus mandiri, dilarang ada mobil yang mengikuti atau dukungan lain dalam bentuk apapun sepanjang rute brevet

Babel Jadi Tuan Rumah Balap Sepeda 200 Km
ist
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga bersama dengan panitia Audax Club Parisien (ACP) 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Krisyanidayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan menjadi tuan rumah balap sepeda dengan jarak 200 kilometer yang diselenggarakan Audax
Club Parisien (ACP) pada 17 Maret mendatang.

Panitia Audax Randonneurs Indonesia 2018, Bob A Bharuna mengatakan,
jarak tempuh Audax Bangka ini sejauh 200 Km dengan waktu tidak boleh lebih dari
13 jam.

Rute start akan dimulai dari Alun-alun Taman Merdeka Pangkalpinang pukul 06.00 WIB, melewati Semabung terus simpang empat perkantoran gubernur, belok kiri ke arah Citra Land, belok kiri ke arah Jembatan Emas, Lintas Timur menuju Pantai Tong A Chi dengan jarak tempuh 50 Km, untuk istirahat (check point) dengan waktu tempuh sekira 2 jam.

Dari Pantai Tongaci peserta melanjutkan rute melewati Pantai Matras, arah keluar markas Brimob Sungailiat menuju Simpang Lumut, untuk mencapai jarak 100 Km. Semua peserta kembali istirahat makan siang dan check point.

Selanjutnya, Pit Stop di Simpang Lumut, peserta melanjutkan perjalanan kembali menuju Kota Pangkalpinang melewati Simpang Tempilang terus check point di Sangku dengan jarak tempuh 150 km. Kemudian lanjut lagi menuju ke arah Puding dan finish di rumah dinas walikota Pangkalpinang sekitar pukul 19.00 WIB.

"Setiap peserta harus mandiri, dilarang ada mobil yang mengikuti atau
dukungan lain dalam bentuk apapun sepanjang rute brevet. Dukungan pribadi hanya diizinkan di tempat kontrol (check point). Pelanggaran terhadap aturan ini,
akan menyebabkan peserta langsung didiskualifikasi," kata Bob melului rilis yang diterima Bangka Pos, Jum'at (9/2/2018).

Audax Club Parisien merupakan satu-satunya organisasi di dunia yang
mempunyai hak dan wewenang untuk mnyelenggarakan event ini. ACP akan
meregistrasi semua event atau "brevet".

"Setiap event akan mendapat nomor verifikasi. Nomor ini diberikan secara
kronologis berdasarkan waktu penerimaan registrasi. ACP telah meregistrasi semua Brevet, sejak didirikan pada tahun 1921," katanya.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Babel, Suharto mengatakan event Audax
ini bisa dimanfaatkan untuk memperkenalkan Provinsi Bangka Belitung dan tidak lepas dari pariwisata.

"Rute event sebagian melewati pantai yang ada di Kabupaten Bangka seperti pantai Tongaci dan pantai Matras, ini yang harus dimanfaatkan sebagai ajang promosi," ujarnya.

Menurutnya, seharusnya pemerintah daerah dapat mengambil kesempatan
ini, dengan menggandeng berbagai pihak dan sponsor untuk event ini.

"Kita butuh dana untuk promosi. Kedepannya kita akan meminta bantuan
dana dari kemenpora, dengan mengundang peserta dari luar negeri. Ini bisa dijadikan kalender tahunan, agar Babel lebih terkenal lagi," ujarnya.

Kegiatan Audax 2018 dimulai dari 200BRM Jakarta pada 10 Desember 2017, 300BRM Purwokerto 17 februari 2018, 200BRM Bangka 17 Maret 2018, 400BRM Bali 21 April 2018, 600BRM Solo 25 Agustus 2018 dan terakhir 200BRM Batam pada 20 Oktober 2018.

Penulis: krisyanidayati
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help