MAN ICB Bateng Gelar Seminar Hasil Laporan Studi Kolaboratif

Studi Kolaboratif merupakan salah satu program unggulan yang ada di MAN ICB selain dari penyusunan karya tulis

MAN ICB Bateng Gelar Seminar Hasil Laporan Studi Kolaboratif
Ist
Siswa MAN ICB saat presentasi hasil laporan studi kolaboratif, Jumat (9/2/2018). 

BANGKAPOS. COM --Pemanfaatan tin slag hasil peleburan timah masih belum optimal.

Hal ini dikarenakan PT. Timah Tbk, masih belum memiliki fasilitas penunjang untuk pengolahannya. 

Pernyataan tersebut disampaikan siswa   Madrasah Aliyah Negei Insan Cendekia Bangka Tengah (MAN ICB Bateng) pada seminar hasil laporan Studi Kolaboratif pada Jumat, (9/02)

Studi Kolaboratif merupakan salah satu program unggulan yang ada di MAN ICB selain dari penyusunan karya tulis ilmiah.

Studi kolaboratif khusus diperuntukkan untuk kelas X. 

Menurut Dinar Pratama, M. Pd selaku ketua pelaksana menjelaskan bahwa, studi kolaboratif ini bertujuan untuk mengaplikasikan pembelajaran di sekolah. 

"Studi kolaboratif memang kita desain khusus untuk kelas X. Siswa berkunjung ke sebuah objek studi-- kebetulan tahun ini kita ke Pusat Metalurgi Timah Muntok--untuk kemudian akan dikaji dari berbagai perspektif keilmuan", papar Dinar dalam rilisnya kepada Bangkapos.com Jumat (9/2/2018). 

Dalam mengkaji objek studi tersebut siswa IPS akan membahasnya dalam perspektif ilmu sosial.

Sedangkan siswa IPA juga akan membahasnya dalam perspektif ilmu alam. 

Dinar menambahkan, seminar hasil studi kolaboratif secara teknis diuji oleh guru untuk memberikan saran perbaikan dan siswa lainnya juga dapat mengkritisi apa yang disampaikan oleh penyaji. 

"Seminar ini setidaknya akan memberikan pengalaman siswa dalam melakukan riset sederhana dan membentuk budaya riset sejak dini," tukas Dinar. (*) 

Penulis: Herru W
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help