Kisah Hidup Keluarga Miskin di Lampur, Makan Singkong hingga Dianggap Kurang Bergaul

Aidah Fitri duduk termenung di samping rumahnya yang penuh semak dan sampah plastik berserakan.

Kisah Hidup Keluarga Miskin di Lampur, Makan Singkong hingga Dianggap Kurang Bergaul
Bangka Pos/ Adinda Rizki Amanda

Laporan Wartawan Bangka Pos, Adinda Rizki Amanda

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Aidah Fitri duduk termenung di samping rumahnya yang penuh semak dan sampah plastik berserakan. Pemandangan itulah yang kita lihat di rumahnya di Desa Lampur Kecamatan Sungaiselan Kabupaten Bangka Tengah.

Aidah Fitri oleh warga sekitarnya dipanggil Tidal. Bersama suami dan 5 anaknya mereka hidup kurang bersosialisasi dengan warga sekitar.

Mengenakan baju lusuh, Aidah sesekali melemparkan senyum ketika rumahnya didatangi warga, Jumat (9/2/2018).

Hidup dengan ukuran rumah kecil bantuan dari pemerintah, keluarga Aidah hidup bersempit-sempitan.

Menurut Julaiha (47) yang merupakan adik Aidah, keluarga kakaknya itu kurang bergaul.

Bahkan menurutnya ada yang menilai keluarga kakaknya itu keterbelakangan mental.

"Saya sedih melihat keadaan kakak saya seperti ini, kadang banyak yang mengganggapnya sebagai orang yang kurang normal," kata Julaiha.

Menurut Julaiha, suami Aidah yang bernama Mulyadi (50)  tetap menafkahi keluarga tersebut.

Mulyadi bekerja serabutan, kadang dalam seminggu mendapatkan penghasilan sebesar Rp 200 ribu, kadang tak dapat sepesepun.

Jika tidak ada nasi yang bisa dimakan, maka singkong lah yang menjadi penggantinya.

"Terkadang kalau tak ada nasi, kami makan singkong juga. Tidak apa-apa yang penting kami bisa makan," ungkap Mulyadi.

Menurut Sekdes Lampur kondisi hidup Aidah memang sudah lama memprihatinkan. Meski begitu saat ini ia sudah terdaftar sebagai warga desa yang menerima beras miskin.

Sementara itu anak-anak Aidah sendiri tak satupun yang pernah mengenyam pendidikan di sekolah.

Kehidupan mereka yang tertutup dan serba kekurangan ini membuat banyak warga sekitar yang iba. Tak jarang ada warga lain membantu memberikan sembako dan makanan kerumahnya.(*)

Editor: teddymalaka
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved