Helm Unik Menyerupai Tabung Gas Melon Ciptaan Agung Budi Triyono

Bentuk dan warna hingga aksesoris yang ada di helm ciptaan Agung Budi Triyono ini semuanya menyerupai gas melon 3 kg.

Helm Unik Menyerupai Tabung Gas Melon Ciptaan Agung Budi Triyono
KOMPAS.com / Wijaya Kusuma
Agung Budi Triyono (40) pemilik Agungs Helm Retro menggunakan helm tabung gas melon 3 kg. 

BANGKAPOS.COM, YOGYAKARTA - Naik sepeda motor, wajib hukumnya pakai helm. Helm sangat penting untuk keselamatan pengendara sepeda motor, bukan semata karena takut ditilang polisi.

Helm menjadi elemen penting dalam berkendara. Di balik fungsi pentingnya, helm telah menjelma menjadi benda unik dan menggemaskan.

Di Yogyakarta, pria bernama Agung Budi Triyono (40) membuat helm unik. Tak tanggung-tanggung, pemilik Gung's Helm Retro ini terinspirasi dari tabung gas melon 3 kg.

Ya, Anda tak salah baca. Inspirasinya datang dari tabung gas 3 kilogram yang sehari-hari kerap berada di dapur.

Baca: Terungkap Inilah Alasan Kekasih Deddy Setiawan Nikahi Lelaki Lain, Siapa yang Salah?

Bentuk dan warna hingga aksesoris yang ada di helm ciptaan Agung Budi Triyono ini semuanya menyerupai gas melon 3 kg. Sesuai dengan yang menginspirasinya, helm tersebut diberi nama serupa.

"Helm tabung gas ini awalnya dari ide konyol, waktu enggak ada kerjaan, lalu kepikiran mau bikin apa. Tiba-tiba di jalan melihat ada yang bawa tabung gas, muncul ide membuat helm tabung gas 3 kg ini," ujar Agung saat ditemui Kompas.com, Rabu (7/2/2018).

Helm tabung gas melon. (Instagram)
Helm tabung gas melon. (Instagram)

Meski bentuk dan aksesoris yang ada sangat mirip dengan tabung gas melon 3 kg, namun bukan berarti bahannya dari gas berwarna khas hijau tersebut.

Agung hanya memodifikasi helm biasa dan membuatnya sesuai bentuk tabung gas 3 kg. 

"Bahannya bukan dari tabung gas, helm kami modifikasi dan hanya mengambil bentuknya saja. Ini sudah setengah tahunan dan saya lihat-lihat di beberapa daerah juga sudah ada yang bikin, hampir bersamaan," tuturnya.

Halaman
12
Editor: fitriadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help