Pemkab Bangka Tengah Deklarasi Desa Layak Anak Jalan Sehat Bersama Masyarakat dan Pelajar

Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah memiliki komitmen yang kuat mewujudkan Bangka Tengah sebagai Kabupaten Layak Anak.

Pemkab Bangka Tengah  Deklarasi Desa Layak Anak Jalan Sehat Bersama Masyarakat dan Pelajar
Istimewa
Pemkab Bangka Tengah menggelar jalan sehat dan senam bersama pelajar SD, SMP dan SMA di Sungai Selan, Kecamatan Sungai Selan. 

SUNGAISELAN, BANGKA POS - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) menggelar jalan sehat dan senam bersama pelajar SD, SMP dan SMA di Sungai Selan, Kecamatan Sungai Selan.

Selain masyarakat, pejabat di Pemkab Bateng pun nampak hadir pada kegiatan ini di antaranya Kapolres Bateng AKBP Edison Ludi Bard Sitanggang, Kapolsek Sungai Selan dan Asisten I Pemprov Babel mewakili Gubernur, Kadinkes Provinsi Babel dan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI.

Jalan sehat dimulai didepan Polsek Sungai Selan dan dilepas langsung Sekda Bateng, Sugianto, dan finish di Lapangan Bola Sungai Selan.

Kegiatan ini digelar untuk mengdeklarasikan desa/kelurahan layak anak, RS/puskesmas ramah anak, pelayanan terpadu bakti sosial IBI dan perlindungan anak terpadu berbasis masyarakat, serta Petugas Lapangan KB (PLKB).

Bupati Bangka Tengah, Ibnu Saleh yang membuka langsung kegiatan deklarasi desa/keluarahan layak anak, desa/kelurahan anti pornografi, puskesmas dan rumah sakit ramah anak, pelayanan terpadu serta bulan bakti sosial IBI Tingkat Kabupaten Bateng menyebutkan anak-anak memiliki hak azasi yang sama seperti orang dewasa.

Perlu diakui dan dihargai seperti hak untuk hidup, tumbuh, dan berkembang serta perlindungan dari kekerasan, eksploitasi dan diskriminasi yang tentunya didukung dengan lingkungan yang aman dan layak anak.

Ibnu menyebutkan Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah memiliki komitmen yang kuat mewujudkan Bangka Tengah sebagai Kabupaten Layak Anak, yang dimulai dengan deklarasi pada 9 April 2013 di Desa Penyak disaksikan langsung oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Selama kurun waktu 2015 dan 2017, Bangka Tengah memperoleh penghargaan kategori pratama dan untuk Provinsi Babel baru Bangka Tengah yang sudah memperoleh penghargaan KLA ini.

Disampaikan Ibnu, lingkungan yang paling dekat dengan anak adalah desa/kelurahan, sehingga keadaan desa dan kelurahan akan berpengaruh langsung terhadap perlindungan pertumbuhan dan pengembangan bakat serta minat anak.

Menurutnya apabila desa kelurahan ini layak anak maka akan berpengaruh positif dalam perkembangan anak yang optimal dengan desa/kelurahan layak anak.

Selain mewujudkan lingkungan yang aman, ramah, dan layak anak, desa/kelurahan layak anak diharapkan menjadi sarana media peresmian cikal bakal sumber daya manusia yang unggul dan berkualitas.

Disamping itu menjadi desa/kelurahan layak anak diharapkan juga desa dan kelurahan se-Bangka Tengah menjadi daerah yang anti pornografi.

“Marilah bersama kita lindungi anak kita, baik dari tindak kekerasan maupun dari pornografi karena anak adalah aset kita bersama. Baik buruknya sebuah negara tergantung dari baik buruknya generasi mendatang. Mari kita wujudkan anak-anak Bangka Tengah yang berkualitas dan tangguh dalam menghadapi tantangan kedepan. Inilah peran kita sebagai orangtua, masyarakat dan pemerintah semua bersinergi dan hilangkan ego ektoral demi masa depan anak-anak,” tambahnya. (ADVERTORIAL/gio)

Editor: fitriadi
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help