BangkaPos/

TKW Meninggal Disiksa, Adelina Disuruh Tidur di Luar Rumah Hanya Pakai Celana Dalam

TKW tersebut menderita luka di kepala dan wajah dan luka di kedua kakinya setelah dipukuli oleh majikannya di dekat Taman Kota Permai.

TKW Meninggal Disiksa, Adelina Disuruh Tidur di Luar Rumah Hanya Pakai Celana Dalam
Erabaru.my

BANGKAPOS.COM -- Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Indonesia meninggal dunia setelah mengelami penyiksaan oleh majikannya di Bukit Mertajam Malaysia. TKW tersebut sempat diselamatkan polisi setempat, namun akhirnya nyawanya tak tertolong dan menghembuskan nafas terakhir di rumah sakit setempat pada 11 Februari 2018.

Dilansir erabaru.my, TKW tersebut menderita luka di kepala dan wajah dan luka di kedua kakinya setelah dipukuli oleh majikannya di dekat Taman Kota Permai.

Nasib buruk wanita tersebut berakhir saat dia diselamatkan oleh otoritas publik termasuk tetangga di daerah tersebut.

Warga mengatakan korban, yang diketahui hanya oleh Adelina, 21, dibiarkan tidur di lantai dasar rumah depan dengan hanya tikar yang buruk.

Warga mencoba untuk berbicara dengan seorang wanita berusia 60 tahun yang diyakini sebagai ibu majikannya yang ada di dalam rumah dan menyuruhnya membawa korban untuk perawatan di rumah sakit.

Wanita itu kemudian memarahi warga dan meminta warga untuk tidak mencampuri urusan keluarga mereka.

TKW Disiksa
TKW Disiksa

Ketika ditanya tentang luka-luka yang diderita korban, majikan tersebut menginformasikan bahwa itu adalah efek kimia yang biasa digunakan pelayan untuk membersihkan jaringan rumah yang tersumbat.

Hasil informasi yang dikumpulkan dari warga desa tersebut menemukan bahwa korbannya sering dimarahi oleh majikannya sampai larut malam dan terkadang terpaksa tidur di luar hanya mengenakan celana dalam dan celana.

Kapolsek Seberang Perai Tengah, Asisten Komisaris Nik Ros Azhan Nik Ab Hamid, mengatakan bahwa dia telah menahan dua saudara kandung yang juga tersangka berusia 36 dan 39 tahun untuk keperluan penyelidikan.

"Polisi masih menunggu laporan korban tindak lanjut korban untuk tindakan lebih lanjut," katanya.

Halaman
1234
Penulis: teddymalaka
Editor: teddymalaka
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help