300 Pelanggan Tunggak Tagihan PDAM

Sepanjang tahun 2017 lalu PDAM Tirta Pinang terpaksa memutuskan 300 aliran air pelanggannya karena menunggak

300 Pelanggan Tunggak Tagihan PDAM
Bangka Pos/ Ardhina Trisila Sakti
Kepala Bagian Teknik PDAM Tirta Pinang Ervani 

Laporan wartawan Bangka Pos, Ardhina Trisila Sakti

BANGKAPOS.COM, BANGKA- Sepanjang tahun 2017 lalu PDAM Tirta Pinang terpaksa memutuskan 300 aliran air pelanggannya karena menunggak pembayaran tagihan rekening.

Kepala Bagian Teknik PDAM Tirta Pinang Ervani bersama Kepala Seksi Hubungan Langganan Dimas mengatakan langkah pemutusan aliran air ini terpaksa dilakukan kepada pelanggan PDAM yang menunggak tagihan selama empat bulan.

"Solusi kita sebenarnya masih dengan cara persuasif. Kita surati dua kali sebelum melakukan tindakan pemutusan. Tunggak bayar 2 bulan kita surati pelanggannya begitu pula kalau sudah nunggak 3 bulan. Tapi masuk bulan keempat sudah kita putus," ujar Kepala Seksi Hubungan Langganan Dimas saat ditemui Bangka Pos di kantor PDAM Tirta Pinang Gang Bandes Kelurahan Asem Pangkalpinang, Senin (12/2/2018).

Angka pemutusan aliran listrik ini terbilang tinggi oleh PDAM namun Dimas mengklaim PDAM tahun lalu berhasil melakukan efesiensi penagihan sebesar 80 persen. Sisanya dikatakan Dimas hanya 15 persen pelanggan yang masih menunggak tagihan dari total sebanyak 4.300 pelanggan.

"Pelanggan yang minta aliran airnya diputus karena permintaan kita bisa sambungkan lagi. Tapi kalau diputus akibat menunggak maka pelanggan harus melunasi tagihannya terlebih dahulu ditambah dengan biaya penyambungan baru," jelas Ervani.

Saat ini PDAM Tirta Pinang memiliki tarif baru penyambungan air PDAM memperingati Hari Air Sedunia ke -26. Pelangan baru melampirkan foto KTP, kartu keluarga (KK) dan membayar biaya penyambungan rumah sebesar Rp.1 juta.

"Beberapa alasan penunggakan bayar tahihan ini salah satunya karena akse pembayaran yang jauh. Beberapa pelanggan kita juga kalangan pekerja, hari biasa mereka kerja, sabtu kita libur. Tapi sekarang sudah kita akomodir pembayaran tagihan lewat internet banking Bank Sumsel Babel dan hari sabtu kita tetap buka dari jam 08.00-12.00 wib," urai Dimas.

PDAM Tirta Pinang terbentuk melalui peraturan daerah (perda) 1 Arpil 1978. Pembayaran rekening baru lewat internet banking baru terealisasi 2018 dan pembayaran lewat kantor Pos Indonesia yang terealisasi 2015.

Penulis: Ardhina Trisila Sakti
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help