Home »

News

» Sains

Benarkah Matahari 'Menyejuk' di Tahun 2050? Ternyata Ini Penjelasan Ilmiahnya

"Matahari dalam sistem planet kita mungkin memasuki tahap minimum untuk menyaksikan penurunan radiasi ultraviolet selama 11 tahun...

Benarkah Matahari 'Menyejuk' di Tahun 2050? Ternyata Ini Penjelasan Ilmiahnya
utaranews

SEBUAH laporan perkiraaan dari ahli fisika mengenai matarahi pada tahun 2050 ini sungguh mengejutkan.

Pasalnya, matahari diperkirakan akan memasuki siklus dingin menjelang tahun tersebut.

Baca: Tak Nyangka, Habiskan Miliaran Rupiah, Inilah Foto-foto Rumah Mewah Ivan di Bali, Megah Bak Istana!

Baca: Misteri Mumi Mulut Nganga Akhirnya Terungkap, Begini Penjelasannya

Namun, pada masa tersebut, pemanasan global justru masih terus berlanjut. 

Adapun laporan perkiraan tersebut berdasarkan kajian ahli fisikawan di University of California, San Diego bersama rekannya yang mengumpulkan dan memantau data yang relevan selama 20 tahun terakhir. 

Baca: Malam Ini di RCTI, 1 dari 5 Kontestan Bakal Tersingkir dari Top 10 Spektakuler Show Indonesian Idol

Baca: Terkuak, Lagu Cukup Siti Nurbaya Ciptaan Ahmad Dhani Ternyata untuk Ibu Maia, Ini Alasannya

"Matahari dalam sistem planet kita mungkin memasuki tahap minimum untuk menyaksikan penurunan radiasi ultraviolet selama 11 tahun pada pertengahan abad ini.

Balon gas raksasa itu diperkirakan 6,9 persen lebih dingin dari jumlah aktivitas minimum," menurut penelitian yang diterbitkan melalui The Astrophysical Journal Letters, sebagaimana dikutip dari laman utaranews.

Halaman
12
Penulis: asmadi
Editor: asmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help