Home »

Lokal

» Bangka

Besok, Warga Desa Tanah Bawah Bakal Terima 110 Sertifikat Prona

Pemerintah Kabupaten Bangka akan menyerahkan sertifikat Prona (Program Nasional) atau PTSL tahap pertama tahun 2017.

Besok, Warga Desa Tanah Bawah Bakal Terima 110 Sertifikat Prona
bangkapos.com/Nurhayati
BPN Serahkan Sertifikat Tanah Prona kepada Masyarakat Kabupaten Bangka 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Edwardi

BANGKAPOS.COM, BANGKA –- Pemerintah Kabupaten Bangka akan menyerahkan sertifikat Prona (Program Nasional) atau PTSL tahap pertama tahun 2017.

Tujuannya untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat terhadap kepastian hukum atas hak tanah,

 "Ini merupakan progran nasional dari Badan Pertanahan Nasional atau BPN dan Kabupaten Bangka untuk tahun 2017  mendapatkan dua tahap. Yang pertama mendapatan 500 untuk Kelurahan Bukit Betung dan Desa Tanah Bawah," kata Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan disampaikan Kabid Pertanahan M. Soleh, Selasa (13/2/18) di Sungailiat.

Dilanjutkannya, rencananya  Bupati Bangka H. Tarmizi Saat akan menyerahkan sertifikat prona atau PTSL untuk masyarakat Desa Tanah Bawah sebanyak 110 sertifikat akan diserahkan Rabu (14/2/18) di desa Tanah Bawah Kecamatan Puding Besar Kabupaten Bangka Provinsi Bangka Belitung.

"Kalau desa Tanah Bawah akan diserahkan kepada masyarakat oleh Pak Bupati Bangka hari Rabu dan langsung diserahkan dengan masyarakat yang berhak menerimanya, dan untuk Kelurahan Bukit Betung belum bisa diserahkan karena belum menyetor Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) dan jika telah membayar BPHTB, masyarakat bisa mengambil sertifikat di kantor BPN," kata M. Soleh.

Dikatakannya, dengan penyerahan sertifikat atau PTSL ini, Bupati Bangka H. Tarmizi Saat menyambut baik penyerahan dan diharapkan bisa dipergunakan sebagaimana mestinya.

"Beliau merespon baik dan diharapkan masyarakat dapat mendapatkan pelayanan yang baik juga untuk masyarakat," katanya.

M Soleh menambahkan, masyarakat yang ingin mendapatkan sertipikat/ PTSL yang terpenting harus mempunyai surat tanah.

 "Jika tidak mempunyai silahkan mengurus ke kantor desa dan nanti pihak desa yang akan mengurus selanjutnya, karena sertipikat ini merupakan salah satu bukti valid atas kepemilikan hak atas tanah yang diakui oleh negara," kata M. Soleh.(*)

Penulis: edwardi
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help