Kebun KKSR Usai 12 Tahun Menjadi Milik Sendiri

Dalam hal itu, Bupati Bangka juga telah menegaskan bahwa tanah yang dibangun KKSR tetap milik petani yang mana

Kebun KKSR Usai 12 Tahun Menjadi Milik Sendiri
Bupati Bangka, H Tarmizi Saat melakukan penanaman perdana Kebun Kelapa Sawit Rakyat (KKSR) mandiri di Desa Dalil, Kecamatan Bakam, Kabupaten Bangka, Selasa (13/2/2018). 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Edwardi

BANGKAPOS.COM, BANGKA –- Bupati Bangka, H Tarmizi Saat melakukan penanaman perdana Kebun Kelapa Sawit Rakyat (KKSR) mandiri di Desa Dalil, Kecamatan Bakam, Kabupaten Bangka, Selasa (13/2/2018).

Luas kebun sekitar 100 hektar lebih bekerjasama dengan PT. Gunung Maras Lestari (GML).

Tarmizi mengatakan, untuk memajukan sektor pertanian harus dilakukan bersama-sama dimana para petani, pemerintah, perusahaan, dan perbankan harus duduk bersama dimana salah satunya adalah dengan memanfaatkan KKSR yang mana nantinya dibantu oleh perusahaan, pemerintah dan Bank sehingga setelah paling lama 12 tahun akan menjadi milik sendiri.

Dalam hal itu, Bupati Bangka juga telah menegaskan bahwa tanah yang dibangun KKSR tetap milik petani yang mana hasil panennya nanti harus dijual di pabrik PT. GML dengan harga pasar dan setelah 12 tahun akan menjadi hak milik petani tersebut.

‘’Selain PT. GML, kita juga bekerjasama dengan PT. FAL yang akan menyiapkan 1000 hektar KKSR. Pertanian sawit ini harus terus dilaksanakan dimana di sela-sela sawit yang masih muda bisa kita Tanami tanaman lainnya yang bisa menghasilkan,’’ kata Tarmizi.

Tarmizi mengharapkan agar KKSR ini terus diperluas bagi para petani yang berminat.

Selain itu juga, PT. GML juga akan membangun lapangan bulutangkis dan juga BUMDES harus mempunyai kebun desa yang mana hasilnya bisa dimanfaatkan untuk masyarakat seperti para penjaga masjid, masyarakat kurang mampu.

“Embung desa juga harus disiapkan di setiap desa sehingga air bersih tersedia di rumah masing-masing menggunakan SPAM. Untuk fasilitas umum atau fasilitas social juga dibangun seperti jalan desa serta pengembangan one village one produk,” ujarnya.(*)

Penulis: edwardi
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help