Kisah si Seksi Tiramisu, Kuliner Pembangkit Gairah yang Lahir di Kawasan Bordil

Selama berabad-abad, tiramisu selalu disajikan untuk membangkitkan gairah para pelanggan sebelum dan

Kisah si Seksi Tiramisu, Kuliner Pembangkit Gairah yang Lahir di Kawasan Bordil
Thinkstock
Tiramisu 

BANGKAPOS.COM--Selama berabad-abad, tiramisu selalu disajikan untuk membangkitkan gairah para pelanggan bordil sebelum dan sesudah bercinta.

Orang Italia percaya bahwa tiramisu adalah makanan afrodisiak. Ada alasan tersendiri di balik "kepercayaan" ini yang berkaitan dengan sejarah erotis Tiramisu.

Tiramisu kali pertama diciptakan di bordil di sebuah kota yang terletak di Italia bagian utara, Treviso. Treviso terkenal dengan warganya yang santai, seksual, dan suka mencari kesenangan.

Tiramisu
Tiramisu (Thinkstock)

Di Italia, arti harfiah dari tiramisu berarti "tarik saya, angkat saya". Selama berabad-abad, tiramisu selalu disajikan untuk membangkitkan gairah para pelanggan sebelum dan sesudah berhubungan badan.

Tahun 1958, rumah bordil di kota Treviso tersebut ditutup pemerintah.

Semakin banyak tiramisu dijual, semakin berkembang bisnis prostitusi di kota tersebut. "Hampir semua orang, bahkan sebagian besar orang Italia pun tak tahu tentang asal-usul tiramisu sebenarnya,” ujar salah satu Public Relation Tourism Trevino, Lara Santi, seperti dikutip dari News.com.au.

Treviso identik dengan gang-gangnya yang seperti labirin dan juga lintasan sungai yang khas. Pada abad pertengahan, Treviso dijadikan simbol “Kebahagiaan Italia dan Kerajaan Seks”.

Saat ini, kota Treviso semakin terkenal sebagai kampung halaman tiramisu, si makanan seksi. Bahkan ada juga "tur erotis" yang tersedia di kota ini.

Tur itu meliputi kunjungan ke bistro "Red Shadows", rumah bordil tua dan tempat bersejarah lainnya yang dulu sempat digunakan sebagai kawasan prostitusi.

Tiramisu seperti yang kita kenal sekarang ini terbuat dari lapisan Savoiardi (biskuit ladyfinger) yang satu per satu dicampurkan ke dalam mascarpone (keju krim khas Italia)dan campuran bubuk kopi.

Halaman
123
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help