Tuguk Jadi Potensi Usaha Desa Lumut

Pemdes Lumut sudah memiliki tuguk (sarana untuk penangkapan ikan-red) 15 pintu, di DAS Perimping.

Tuguk Jadi Potensi Usaha Desa Lumut
Ist
Tuguk 15 pintu di DAS Perimping yang dikelola Unit Usaha Desa Lumut Kecamatan Belinyu. Tampak Sekdes Lumut Alek Sandra di lokasi tuguk.

Laporan Wartawan Bangka Pos Riyadi

BANGKAPOS.COM, BANGKA --Pemerintah Desa Lumut saat ini, sudah memiliki Tuguk (sarana untuk penangkapan ikan-red) sebanyak 15 pintu, di DAS Perimping.

Tuguk tersebut, jadi potensi usaha desa untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat khususnya yang bergerak dan aktif dengan usaha kecil dan menengah (UKM).

"Tuguk ini untuk sementara masih di kelola oleh unit usaha Desa Lumut. Tapi nanti kalau BUMDes  sudah terbentuk dan berdikari, baru desa menyerahkan pengelolaan tuguk itu ke BUMDes," kata Sekdes Lumut Alek Sandra kepada bangkapos.com Selasa (13/2/2018).

Tuguk merupakan cara menangkap ikan secara tradisional, mengunakan jaring. Cara penangkapan ikan tidak jauh berbeda dengan bagan. Yang membedakannya  posisi atau tempat saja, kalau Tuguk sifatnya menetap dan terletak di pangkal arus air atau dekat muara, sedangkan bagan biasanya ditengah lautan.

BUMDes di Lumut dalam waktu dekat hasil Tuik tetap di kelola desa melalui unit yang bisa mengembangkan. Setelah BUMDes terbentuk dan mandiri baru mengelolanya.

"Tuguk sudah produktif, tapi lihat musimnya," ujar Alek.(*)

Penulis: riyadi
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved