BangkaPos/
Home »

Lokal

» Bangka

Bahas Wacana Pemungutan Zakat Untuk ASN, Banyak OPD tak Datang

Pemerintah Kabupaten Bangka mendukung wacana Kementerian Agama Republik Indonesia untuk memungut zakat bagi ASN

Bahas Wacana Pemungutan Zakat Untuk ASN, Banyak OPD tak Datang
(nurhayati/bangkapos.com)
Rapat diskusi pembahasan zakat untuk Aparatur Sipil Negara di Pemkab Bangka, Rabu (14/2/2018) di Gedung Wanita Sungailiat. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Nurhayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA--Pemerintah Kabupaten Bangka mendukung wacana Kementerian Agama Republik Indonesia untuk memungut zakat bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Untuk itu Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bangka menggelar rapat diskusi
guna mencari solusi mengenai pemotongan zakat untuk ASN tersebut, Rabu (14/2/2018) di Gedung Wanita Sungailiat.

Namun Ketua Baznas Kabupaten Bangka M Nasir Hasan menyayangkan para Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemkab Bangka banyak yang tidak hadir.

Padahal rapat diskusi ini sangat penting untuk mengetahui tanggapan atau atas wacana pemerintah untuk memotong langsung pembayaran zakat sebesar 2,5 persen dari gaji ASN.

"Kami ingin bersama supaya ikut serta bagaimana mengelola zakat ini. Banyak daerah yang sudah melaksanakan ketentuan ini," ungkap Nasir.

Dijelaskannya pada Tahun 2016, Baznas Kabupaten Bangka berhasil mengumpulkan infak, zakat dan sadaqih sebesar Rp 1,250 milyar, sedangkan tahun 2017 sebesar Rp 1,425 milyar.

"Ada peningkatan dari tahun lalu tetapi dari yang kita terima belum maksimal," ungkap Nasir.

Untuk itu, pihaknya mencoba memberikan motivasi agar zakat melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) karena tanggung jawab pengumpulan zakat bukan hanya tanggung jawab Baznas atau amil zakat.

Pada Pasal 16 UU No 23 Tahun 2011 dijelaskan Baznas provinsi dan kabupaten/kota dapat membentuk unit pengumpul zakat.

Halaman
12
Penulis: nurhayati
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help