Diduga Kondisi Bus Jurusan Toboali tak Layak Jalan, Penumpang Khawatir Selama Perjalanan

Supir bus dan kenet terlihat keluar dari dalam mobil, mereka mengecek kerusakan yang terjadi terhadap mobil.

Diduga Kondisi Bus Jurusan Toboali tak Layak Jalan, Penumpang Khawatir Selama Perjalanan
bangkapos/riki
Jalan Jenderal Sudirman Toboali yang biasa dilewati bus PP Pangkalpinang Toboali 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Riki Pratama

BANGKAPOS.COM, BANGKA--Tama, pria asal Pangkalpinang yang berdomisili di Toboali Bangka Selatan ini mengungkapkan kondisi bus angkutan umum yang mengantarkannya ke Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, Minggu (11/2/2018) malam, kurang layak.

Ia menceritakan, kondisi bus yang dia tumpangi saat itu dalam kondisi penuh penumpang. Penumpang di dalam terlihat berpepetan berbagi tempat untuk duduk.

Ketika berjalan dari Pangkalpinang ia menjelaskan tidak ada masalah dengan kondisi bus PP Pangkalpinang-Toboali. Namun setelah berada di Desa Bikang, Kecamatan Toboali tiba tiba mobil berhenti atau mogok.

Supir bus dan kenet terlihat keluar dari dalam mobil, mereka mengecek kerusakan yang terjadi terhadap mobil.

" Kenet dan supirnya keluar dari dalam, supirnya saya lihat masuk ke dalam bawah mobil sebelah kanan dekat ban depan memeriksanya, sempat saya tanya apa rusaknya, kenet sebut tidak ada masalah sudah bisa jalan lagi," ujar Tama kepada wartawan, Rabu (14/2/2018)

Tama mengatakan mobil bus yang sempat berhenti tiba tiba itu, sempat mengkhawatirkan penumpang yang ada di dalam bus, ada beberapa penumpang menelpon kerabatnya untuk minta dijemput.

"Ada penumpang wanita, seperti terburu buru, ia menelpon seseorang untuk bisa di jemput, namun tak sampai di jemput bus kembali bisa berjalan dan sampai di Toboali," ujarnya.

Kejadian rusaknya mobil bus angkutan umum ini, membuat sedikit terganggu dan mengkhawatirkan penumpang di dalamnya, pasalnya kondisi mobil yang tiba tiba rusak , dianggap tidak layak jalan, sehingga seharusnya tidak dizinkan untuk berjalan.

"Kenapa busnya bisa mogok seperti itu, apa tidak ada perawatan, atau mobilnya sudah tidak layak tetapi tetap dipaksa untuk berjalan," keluhnya.

Penulis: Riki Pratama
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help