Jelang Imlek Harga Ayam Kampung Meningkat

Jelang hari raya tahun baru china atau imlek, kebutuhan ayam kampung bagi masyarakat Tionghoa meningkat

Jelang Imlek Harga Ayam Kampung Meningkat
Bangka Pos / Idandi Meika Jovanka
Kepala Bagian Perdagangan Kota Pangkalpinang, Eka Subehi 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Idandi Meika Jovanka

BANGKAPOS.COM, BANGKA –  Jelang hari raya tahun baru china atau imlek, kebutuhan ayam kampung bagi masyarakat Tionghoa meningkat.

Keperluan ayam tersebut, sebagai sesajian buat beribadah secara langsung berdampak terhadap harga.

Berdasarkan pantauan Bangkapos, harga bekisar Rp. 50.000 - Rp.70.000 perkilogram, Rabu (14/2/2018).

Kepala Bagian Perdagangan Kota Pangkalpinang, Eka Subehi mengakui harga ayam kampung jelang Imlek meningkat seiring jumlah permintaan yang melonjak.

Sebab, masyarakat tionghoa membutuhkan sebagai perlengkapan beribadah. Berdasarkan pantauan pihaknya, saat ini harga mencapai Rp. 67.500 perkilogram.

“Januari setelah tahun baru harga bekisar Rp. 60.000 perkilogram lalu meningkat sebanyak Rp. 7.500 menjadi Rp. 67.500 perkilogram menjelang Imlek,” jelas Eka kepada Bangkapos, Rabu (14/2/2018).

Eka menilai lonjakan harga disebabkan jumlah permintaan meningkat, selain itu kurangnya perternak ayam kampung dikalangan masyarakat.

Khusus ayam negeri harga tidak mengalami kenaikan bekisar Rp. 34.500 perkilogram di Pasar Pagi dan Rp. 33.000 di Pasar Induk.(*)

Penulis: Idandi Meika Jovanka
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help