Home »

Seleb

» Musik

Artis Hongkong Ini Ditolak Masuk Malaysia, Ternyata Gegara Mendukung Hal Ini

Ho, yang juga seorang warga negara Kanada, mengatakan permohonan visa kerjanya ditolak, awalnya berencana tampil pada 14 April

Artis Hongkong Ini Ditolak Masuk Malaysia, Ternyata Gegara Mendukung Hal Ini
AFP
Denise Ho 

BANGKAPOS.COM, HONGKONG -- Penyanyi Canto-pop Denise Ho mengatakan dia terpaksa membatalkan konser di Kuala Lumpur setelah pihak imigrasi Malaysia menolak visanya karena dukungannya bagi komunitas LGBT.

Ho, seorang aktivis LGBT yang menonjol, awalnya berencana tampil di ibukota Malaysia pada 14 April sebagai bagian tournya keliling dunia.

Dalam pesan Facebook hari ini, Ho, yang juga seorang warga negara Kanada, mengatakan permohonan visa kerjanya ditolak, tampaknya untuk dukungannya hak LGBT.

"Kami co-penyelenggara bekerja sangat keras selama dua minggu sampai kami menerima panggilan telepon resmi kemarin bahwa visa kerja saya belum disetujui. Menurut rekan-rekan yang menjawab telepon, itu adalah karena dia adalah pendukung aktif masyarakat LGBT, "tulisnya seperti dilansir coconuts.co pada artikel berjudul "HK singer Denise Ho denied visa to perform in Malaysia because of her ‘support of LGBT community’".

"Hari ini, kami menerima surat resmi yang berisi penjelasan dari alasan resmi kecuali satu kalimat: 'Sejumlah isu perlu ditangani jika artis yang dibawa untuk kinerja negara ini'"

Human Rights Watch menganggap diskriminasi terhadap lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) orang "meresap" di Malaysia, di mana seks antara laki-laki masih kriminal di bawah undang-undang sodomi era kolonial.

Baru minggu lalu, sebuah koran besar di negara mayoritas Muslim menerbitkan daftar pointer untuk mengidentifikasi potensi gay dan lesbian orang, menggambar kemarahan dan ejekan dalam ukuran yang sama.

"Dunia tidak bergerak seperti yang kita bayangkan, saya tahu. Saya akan berbohong jika saya mengatakan saya tidak kecewa karena ditolak untuk identitas saya. Seorang teman bertanya: '? Apakah ini normal di Malaysia' Tapi saya akan bertanya ini, apa 'normal?' "

Ho mengatakan pembatalan konser itu tidak begitu banyak masalah seperti penindasan identitas diri.

Ini bukan pertama kalinya aktivis vokal telah memiliki pertunjukan dibatalkan atas aktivisme nya. Pada tahun 2016, Lancome membatalkan konser mereka telah disponsori.(*)

Penulis: teddymalaka
Editor: teddymalaka
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help