Bupati Bangka Serahkan 110 Sertifikat Tanah Kepada Masyarakat

Sebanyak 110 sertifikat tanah yang ada di Desa Tanah Bawah secara resmi diberikan oleh Bupati Bangka, Ir. H. Tarmizi H. Saat, MM.

Bupati Bangka Serahkan 110 Sertifikat Tanah Kepada Masyarakat
Humas Pemkab Bangka
Bupati Bangka, Ir. H. Tarmizi H. Saat, MM berpose bersama warga usai penyerahan 110 sertifikat tanah di Desa Tanah Bawah, Kecamatan Puding, Kabupaten Bangka. 

PUDING BESAR, BANGKA POS -- Sebanyak 110 sertifikat tanah yang ada di Desa Tanah Bawah, Kecamatan Puding, Kabupaten Bangka, secara resmi diberikan oleh Bupati Bangka, Ir. H. Tarmizi H. Saat, MM.

Penyerahan sertifikat tanah ini dilakukan secara simbolis kepada lima (5) warga oleh Bupati Bangka, Camat Pu­ding Besar, dan Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bangka di kantor Kepala Desa Tanah Bawah, Rabu (14/02/2018).

Sertifikat tanah ini merupakan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Badan Pertanahan nasional Kabupaten Bangka Tahun anggaran 2017.

Selama Tahun 2017, BPN telah menyertifikatkan tanah di seluruh kecamatan Kabupaten Bangka sebanyak 9.359 bidang tanah, untuk itu Kabupaten Bangka mendapatkan rekor terbanyak me­nyelesaikan PTSL se Provinsi Bangka Belitung.

Pada Kesempatan ini Bupati Bangka, Ir. H. Tarmizi H. Saat, MM, mengatakan untuk Tahun 2018 ini Pemerintah Kabupaten Bangka akan membuat Peraturan Bupati (Perbup) tentang Bea Perolehan Hak atas Tanah dan atau Bangunan (BPHTB).

“Selain memberikan ser­tifikat tanah, Desa Tanah Bawah ini juga akan menjadi desa percontohan. Untuk itu Pemkab Bangka akan mendistribusikan 1000 bidang tanah perkebunan. Dengan syarat harus ada surat keterangan dari Camat dan tanah yang mau dibebaskan harus sudah diukur dan diberi batas,”kata Bupati Bangka.

Bupati Bangka juga menjelaskan manfaat bagi masyarakat yang sudah mensertifikatkan tanah, sehingga bagi seluruh masyarakat Kabupaten Bangka diharapkan agar dapat mendaftarkan tanah guna pembuatan sertifikat tanah.

“Kita tidak pernah tahu seberapa panjang umur kita, untuk itu alangkah baiknya jika tanah kita sudah disertifikatkan. Banyak sekali manfaatnya, misalnya jika terkena pelebaran jalan maka bisa mendapatkan ganti rugi karena ada kepastian hukum,” jelas Bupati Bangka sembari meminta kepada seluruh masyarakat untuk me­nyimpan sertifikat tanahnya dengan benar.

Sementara itu, Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bangka, Anton Jumantoro, me­ngatakan untuk Tahun 2018 ini selain program PTSL, BPN juga akan melakukan program registribusian tanah pertanian.

“Dulu namaya Proyek Operasi Nasional Agra­ria (Prona) yang sekarang disebut Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL). Untuk Tahun anggaran 2018 ini kita akan mengukur 6.600, dan secara yuridis yang akan kita realisasikan sertifikat tanahnya sebanyak 4.600,”jelas Anton Jumantoro.

Anton juga menambahkan secara keseluruhan, Badan Pertanahan Nasional pada Tahun 2018 ini akan membuat sertifikat tanah seba­nyak 7 juta bidang, dan jika dibandingkan pada Tahun 2017 lalu berarti meningkat 2 juta bidang, hal ini merupakan program Nawacita Presiden RI.

(ADVERTORIAL/Dian Firmansyah/Humas Pemkab Bangka)

Editor: fitriadi
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help