Turun Hujan dan Jangan Ngomong Kematian, Ini Mitos dan Pantangan Saat Perayaan Imlek

Di seluruh dunia, warga Tiongho menyambut dan merayakan Imlek dengan penuh suka cita.

Turun Hujan dan Jangan Ngomong Kematian, Ini Mitos dan Pantangan Saat Perayaan Imlek
Suharli
Atraksi liong dan barongsai dari perkumpulan barongsai yang ada di Pangkalpinang pada malam perayaan Imlek di Klenteng Kwan Tie Miau, Kamis (15/2/2018) malam. 

Jika kotor, gunakan saja kertas tisu, atau pungut dengan tangan.

4. Jangan Memotong Rambut Menjelang Imlek

Menurut kepercayaan, kita tak boleh memotong/menggunting rambut pada saat tahun baru Imlek.

Alasannya keberuntungan kita disepanjang tahun akan ikut terpotong juga.

Jika ingin memotong rambut disarankan agar dilakukan beberapa hari sebelum hari H.

Namun tidak tahu apa hal ini berlaku juga bagi wanita yang ingin nyalon dulu sebelum pergi ke rumah sanak saudaranya.

Atau sekadar ingin tampil kinclong cantik saat menjamu para tamu dirumahnya.

5. Mitos Seputar Warna Merah Saat Imlek

Jangan heran kalau saat Imlek, warna merah akan menjadi dominan dibanding warna lain.

Mulai dari pakaian hingga ornamen atau hiasan Imlek semua berwarna Merah.

Masyarakat etnis Tionghoa percaya jika warna merah adalah simbol keberuntungan.

Kertas Angpao yang dibungkus dengan berwarna merah bermakna agar anak-anak dapat tumbuh sehat dan bahagia selalu.(*)

Penulis: Alza Munzi
Editor: Alza Munzi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved