Cewek Bandung Dijual dengan Tarif Fantastis, Foto Syur, Fantasi Seks hingga Lakukan Ini

Fakta mencengangkan di balik terungkapnya prostitusi online di Surabaya.

Cewek Bandung Dijual dengan Tarif Fantastis, Foto Syur, Fantasi Seks hingga Lakukan Ini
net
Ilustrasi 

"Dia (korban) nge-DM ke saya suruh nyari. Ditanya saya dia bilangnya 18 tahun ke atas," ujarnya sambil tertunduk.

Dari penangkapan tersebut, polisi menemukan kondom bekas pakai, lima kondom merek Durex, dua tube Vigel, dan delapan handphone.

4. Sewa Apartemen

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Rudi Setiawan menjelaskan, awalnya 4 pria mucikari dan delapan teman wanita datang dari Bandung ke Surabaya, 1 Februari 2018.

"Mereka itu menyewa dan menginap tiga unit apartemen di daerah Manyar Surabaya," sebut Rudi di Mapolrestabes Surabaya, Rabu (14/2/2018) malam.

Begitu di Surabaya, para mucikari itu menawarkan korban melalui media sosial (medsos) twitter.

Masing-masing korban mempunyai satu akun twitter yang dioperasionalkan oleh empat tersangka.

"Apabila ada yang berminat maka dilanjutkan chatting dengan tersangka untuk tawar menawar tarif. Setelah sepakat, selanjutnya ditentukan tempat bertemu dan melakukan hubungan badan," terang Rudi.

Biasanya, lanjur Rudi, pria hidung belang sudah menentukan hotel untuk tempat berbuat hubungan badan.

Sehingga, tersangka meminta korban untuk berangkat ke hotel yang sudah disepakati.

5. Tak Hanya Threesome

Terbongkarnya sindikat trafficking (perdagangan norang) asal Bandung di Surabaya, bermula ketika Unit PPA Polrestabes menciduk dua wanita Bandung usai melayani pria hisung belang di salah satu hotel di Surabaya, Senin (11/2/2018) malam.

"Dua wanita yang kami ciduk, kemudian kami keler untuk menemukan keberadaan sang mucikari," sebut Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran melalui Kanit PPA, AKP Ruth Yeni, Rabu (14/2/2018).

Akhirnya dua wanita itu menunjuk sebuah apartemen di Surabaya Timur.

Hasilnya, polisi mengamankan 3 gadis dan 4 pria dalam satu kamar.

Tiga gadis itu sedang beristirahat.

Sedangkan 4 pria mucikari sedang mengoperasikan handphone (HP) mereka.

Penangkapan itu, kata Ruth dikembangkan.

Ternyata para mucikari juga memperdagangkan tiga gadis asal Bandung.

Tiga gadis itu akhirnya diamankan dari kamar di apartemen yang sama.

Dalam menjalankan praktiknya, para mucikari itu yang mengendalikan akun twitter milik korban.

"Akun twitter yang dibuat para tersangka itu, hanya untuk mengelabuhi kami. Para tersangka yang mengoperasikan harga dengan pelanggan," terang Ruth.

Saat sudah ada pelanggan yang berminat dan menghubungi WA para tersangka, mereka kemudian menawarkan harga untuk pelayanan para gadis tadi.

Tarif mulai Rp 1 juta hingga Rp 3 juta ekali kencan.

Jika harga sudah disepakati, para mucikari meminta DP (down payment) terlebih dahulu.

Kemudian mereka menyepakati tempat kencan.

Jika sudah, para mucikari meminta para gadis untuk menemui pelanggan di tempat kencan yang sudah ditentukan.

Setelah sudah selesai, pembayaran sisa ditransfer ke rekening para mucikari.

Untuk pembagian, para mucikari 50 persen, dan korban 50 persen.

Dari hasil pemeriksaan, para mucikari pada panawarannya, bisa menyediakan segala bentuk layanan seks.

Mulai dari seks biasa (satu gadis), threesome (dua gadis) bahkan pesta seks.
 

Editor: Alza Munzi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help