H+2 Imlek, Parittiga Belum Diguyur Hujan

Perayaan Hari Raya Imlek identik dengan hujan. Keluarga Tionghoa percaya bahwa turunnya hujan saat tahun baru menandakan berkah

H+2 Imlek, Parittiga Belum Diguyur Hujan
Bangkapos/Yudha
Suasana Parittiga yang banyak didomisili warga Tionghoa, cuaca nampak panas terik belum ada pertanda hujan, Sabtu, (17/2/2018). 

Laporan Wartawan Bangka Pos,  Yudha Palistian 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Perayaan Hari Raya Imlek identik dengan hujan. Keluarga Tionghoa percaya bahwa turunnya hujan saat tahun baru menandakan berkah atau keberuntungan pada tahun mendatang.

Namun hal itu berbanding terbalik dengan kenyataannya.  Pasalnya di Kecamatan Parittiga dan Kecamatan Jebus,  kabupaten Bangka Barat belum juga diguyur hujan.

Bagi masyarakat Tionghoa sendiri, hujan merupakan simbol keberuntungan. Sebab, air sendiri dianggap sebagai sumber kehidupan yang bisa mendatangkan rezeki.

Taipak Loi saat dijumpai BangkaPos, menjelaskan pada masa lampau, Imlek selalu bersamaan dengan pesta syukur musim panen. Pasca panen selalu ditandai dengan turunnya hujan.

"Berkaitan dengan sejarah, imlek selalu turun hujan, enggak ada tolak ukur berkah, kalo hujan terus kita kan gak bisa juga bertamu," ujarnya saat di kediamannya, Puput Atas,  Sabtu (17/2).

Ia pun menambahkan kepercayaan hujan membawa berkah atau tidak, akan kembali pada keyakinan masing-masing orang.

Senada dengan itu,  Aman (38), warga Tionghoa Parittiga menjelaskan tidak harus turun hujan kalo imlek,  yang penting rezeki tahun ini dilancarkan saja.

“Banyak orang memang yang meyakini bahwa hujan sebagai pertanda keberuntungan pada tahun mendatang. Tapi kan kita tahu masyarakat Tionghoa itu cekatan dan kerja keras, sehingga jika mau berusaha ya pasti mendatangkan rezeki," katanya saat Bangkapos berkunjung ke rumahnya.

Tidak hanya itu menurutnya, keluarga Tionghoa senang jika hujan turun pada malam tahun baru karena dipercaya memberikan berkah lebih. Sementara, hari raya sendiri dimanfaatkan untuk mengunjungi kerabat. (q4)

Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help