Jangan Buang Biji Alpukat, Kandungannya Ternyata Berharga Seperti Permata

Selama ini, kita memakan alpukat hanya mengambil daging buah. Sementara biji dan kulitnya dibuang.

Jangan Buang Biji Alpukat, Kandungannya Ternyata Berharga Seperti Permata
Ilustrasi alpukat(barmalini) 

BANGKAPOS.COM-- Banyak orang suka makan alpukat karena efeknya yang mengenyangkan.

Selama ini, kita memakan alpukat hanya mengambil daging buah. Sementara biji dan kulitnya dibuang.

Temuan yang dilakukan University of Texas Rio Grande Valley mungkin dapat mengubah kebiasaan Anda makan alpukat.

Mereka mengatakan, cangkang keras yang melindungi biji alpukat mengandung lebih dari 130 zat yang dapat dijadikan revolusi obat-obatan dan berguna untuk industri.

Baca: Lucu Tapi Nyata, Gegara Kentut Penumpang Ini Diturunkan Paksa dari Pesawat

Ahli kimia Debasish Bandyopadhyay yang memimpin penelitian itu mengatakan, kandungan senyawa yang dimiliki cangkang biji alpukat meliputi docosanol atau suplemen gizi, senyawa antivirus, heptacosane untuk mengekang tumor.

Selain itu, juga ditemukan asam dodecanoic yang dapat melindungi tubuh dari aterosklerosis (penyempitan atau penebalan arteri), dan memiliki benzyl butyl phthalate untuk membuat barang plastik seperti tirai di kamar mandi yang lembut.

"Pabrik farmasi di Inggris, GlaxoSmithKline, saat ini mendapat jutaan dollar dalam setahun dari Abreva, obat demam yang memiliki kandungan docosanol," ujar Bandyopadhyay dilansir dari Seeker, (21/8/2017).

Dengan temuannya, ia percaya ada pasar besar yang dapat memanfaatkan biji alpukat sebagai obat-obatan dan bahan industri dibanding membuangnya sia-sia.

Ia percaya, biji buah lainnya sangat mungkin memiliki kandungan yang dapat bermanfaat untuk tubuh.

Halaman
12
Editor: zulkodri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help