Modifikator Akui Kesalahan Pemasangan Logo Akrapovic di Knalpot PCX, Harusnya Yoshimura R11

Pemilik bengkel BMS Ariawan Wijaya mengakui kesalahan tersebut. Menurut Ari, merek asli dari kanlpot motor tersebut adalah Yoshimura tipe R11.

Modifikator Akui Kesalahan Pemasangan Logo Akrapovic di Knalpot PCX, Harusnya Yoshimura R11
(Sphinx Motorsport)
Salah satu Honda Al New PCX versi modifikasi yang menggunakan knalpot racing palsu berlogo Akrapovic saat peluncuran beberapa waktu lalu. 

BANGKAPOS.COM-- Honda All New PCX versi modifikasi yang ditampilkan saat acara peluncuran dan pengumuman harga oleh Astra Honda Motor (AHM) beberapa waktu lalu, diketahui merupakan garapan bengkel modifikasi Baru Motor Sport (BMS). Motor tersebut belakangan dipermasalahkan karena menggunakan knalpot racing berlogo Akrapovic, padahal bukan produk asli dari produsen knalpot tersebut.

Pemilik bengkel BMS Ariawan Wijaya mengakui kesalahan tersebut. Menurut Ari, merek asli dari knalpot motor tersebut adalah Yoshimura tipe R11.

"Kesalahan dari anak buah saya saat memasang logo knalpotnya. Harusnya Yoshimura R11, bukan Akrapovic. Namanya manusia, human error ada saja," kata Ari kepada Kompas.com, Minggu (18/2/2018).

Menurut Ari, baik pihaknya maupun AHM sudah mengetahui tentang kesalahan tersebut setelah acara peluncuran pada 7 Februari silam. Saat itu, Ari mengaku pihaknya sudah langsung menyampaikan laporan ke AHM. Namun, kata Ari, pihaknya tidak menyangka jika beberapa pekan setelahnya kesalahan tersebut justru menjadi viral di media sosial.

Salah satu Honda Al New PCX versi modifikasi yang menggunakan knalpot racing palsu berlogo Akrapovic saat peluncuran beberapa waktu lalu.Sphinx Motorsport Salah satu Honda Al New PCX versi modifikasi yang menggunakan knalpot racing palsu berlogo Akrapovic saat peluncuran beberapa waktu lalu.

Ari mengatakan dirinya juga tidak sempat mengecek motor tersebut sebelum dibawa ke lokasi acara pelucuran. Sebab motor yang digunakan untuk properti saat acara peluncuran tidak boleh difoto. Hal itu juga berlaku untuk anak buahnya yang mengerjakan motor tersebut.

"Jadi ketika motor diambil pagi harinya, kita tidak diberikan fotonya. Jadi kita tidak bisa ngecek. Begitu sampai di sana sudah ada stiker yang seperti itu," ujar Ari.

Menurut Ari, pihaknya sudah menyampaikan permintaan maaf, baik ke AHM maupun Sphinx Motorsport selaku distributor Akrapovic di Indonesia. Ari juga menegaskan kesalahan bukan berada di AHM. Sebab AHM tidak terlibat sama sekali dan campur tangan dalam proses pengerjaan motor modifikasi.

"Jadi keliru kalau ada yang menyalahkan Honda. Karena Honda bukan jualan motor modif. Honda modif motor untuk acuan modifikasi. Tapi bukan Honda yang jualan," ucap Ari.

//
Editor: khamelia
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help