Panen Buah Duku, Warga Bukitlayang Raup Jutaan Rupiah

Pekarangan rumah bisa menghasilkan uang jika dimanfaatkan secara maksimal.

Panen Buah Duku, Warga Bukitlayang Raup Jutaan Rupiah
Bangka Pos / Ferylaskari
Gunawan Hen alias Kho Minggu (50) menunjukan pohon duku di belakang rumahnya di Dusun Chungfo Desa Bukitlayang Bakam Bangka. (insert buah duku). 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Fery Laskari

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Pekarangan rumah bisa menghasilkan uang jika dimanfaatkan secara maksimal.

Seperti halnya, Gunawan Hen alias Ko Minggu (50), Warga Dusun Chungfo Desa Bukitlayang Kecamatan Bakam Bangka.

Walau hanya memiliki beberapa pohon duku di halaman belakang rumahnya, namun jutaan rupiah bisa dia dapatkan, tahun ini.

Ditemui Bangka Pos Groups, Minggu (18/2/2018) di kediamannya di Dusun Chungfo Desa Bukitlayang, Kho Minggu (50) menunjukan beberapa pohon dukunya.

Sekitar tujuh batang pohon duku yang dia miliki rata-rata berbuah. Lima pohon bahkan sudah panen lebih dulu, diborong oleh pedagang pengepul atau tengkulak, pekan sebelumnya.

"Beberapa pohon sudah lebih dulu dipanen, diborong (dibeli) orang langsung metik di batang. Harga borong rata-rata Rp 10 Ribu perkg. Panen tahun ini dapat lah sekitar Rp 8 Juta," kata Gunawan Hen alias Kho Minggu kepada Bangka Pos Group.

Buah Duku hasil Panen Warga Desa Bukit Layang Kecamatan Bakam Kabupaten Bangka
Buah Duku hasil Panen Warga Desa Bukit Layang Kecamatan Bakam Kabupaten Bangka (Bangka Pos / Fery Laskari)

Menurutnya, harga buah duku di pasaran bisa mencapai Rp 20 Ribu atau lebih.

Harga tersebut dijual di tingkat eceran di toko-toko buah yang tersebar di Sungailiat dan Pangkalpinang.

"Nah kalau harga jual borong dari kita tak sampai begitu tingginya. Wajarlah pedagang pasti cari untung juga," katanya.

Halaman
12
Penulis: ferylaskari
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help