Aki Bos Timah Sungailiat Diadili, Statusnya Tahanan Rutan

Efendi alias Aki (38), akhirnya ditahan. Penangguhan masa penahanannya saat masih dalam proses penyidikan tempohari tak berlaku lagi

Aki Bos Timah Sungailiat Diadili, Statusnya Tahanan Rutan
net
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Fery Laskari

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Efendi alias Aki (38), akhirnya ditahan. Penangguhan masa penahanannya saat masih dalam proses penyidikan tempohari tak berlaku lagi karena Hakim Pengadilan (PN) Sungailiat, merubah status itu.

Kini bos timah asal Kudai Sungailiat Bangka yang dimaksud diadili atas tuduhan menampung hasil tambang tanpa ijin.

Ketua Pengadilan Negeri (PN) Sungailiat, Sarah Louis Simanjuntak diwakili Humas R Narendra Mohni kepada Bangka Pos Groups, Senin (19/2/2018) mengatakan, Terdakwa Efendi alias Aki mulai diadili sejak pekan lalu.

Terdakwa menjalani proses sidang perdana dalam agenda pembacaan surat dakwaan.

"Terdakwa atas nama Efendi alias Aki. Sedangkan bertindak selaku Jaksa Penuntut Umum (JPUP), Aditia Sulaeman, dari Kejari Bangka," kata Kiki, sapaan akrab R Narendra Mohni saat memberikan keterangan didampingi Anggota Majelis Hakim, Jonson Parancis, Senin (19/2/2018).

Sementara itu, Efendi alias Kiki ditangkap beberapa bulan lalu di Kudai Sungailiat Bangka.

Dia disergap oleh Tim Subdit IV Tipidter Ditkrimsus Polda Kepulauan Bangka Belitung. Efendi alias Aki diduga membeli pasir timah dari penambang ilegal alias tanpa ijin.

Ketika penyergapan terjadi, polisi menemukan barang bukti 6 kampil (karung) pasir timah, berat 175 Kg.

"Sidang perkara ini dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim PN Sungailiat, Sarah Louis Simanjuntak. Sedangkan anggota majelisnya Jonson Parancis dan Benny. Dalam surat dakwaan jaksa saat sidang menyebutkan, Terdakwa Efendi alias Aki diduga melanggar Pasal 161 Undang RI Nomor 04 Tahun 2009 tentang pertambangan mineral dan batubara," katanya.

Jaksa beranggapan terdakwa menampung timah yang bukan dari pemegang IUP, IUPK atau ijin yang sebenarnya. Atas dugaan itu pula, terdakwa dijerat oleh pasal undang-undang yang dimaksud.

"Sekarang statusnya ditahan di rumah tahanan (menjadi tahanan hakim selama proses sidang)," kata Kiki, menyatakan, agenda sidang masih seputar pemeriksaan saksi.(*)

Penulis: ferylaskari
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved