Pemeriksaan Saksi Kasus Narkoba, Terdakwa Ditangkap di Kampung Bintang

Muk phin alias aphin, warga Kota Pangkalpinang menjalani sidang sebagai terdakwa kasus Narkotika di Pengadilan Negeri Pangkalpinang

Pemeriksaan Saksi Kasus Narkoba, Terdakwa Ditangkap di Kampung Bintang
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi Palu hakim 

Laporan Wartawan Bangka Pos,  Yudha Palistian

BANGKAPOS.COM,  BANGKA – Muk phin alias aphin,  warga Kota Pangkalpinang menjalani sidang sebagai terdakwa dalam kasus kepemilikan narkotika jenis sabu di Pengadilan Negeri Pangkalpinang, Selasa (20/2/2018).

Sidang dengan agenda pemeriksaan saksi ini dipimpin ketua majelis hakim Corry Oktarina serta R. Isuyanto selaku Jaksa Penuntut Umum.

Dalam sidang tersebut dihadirkan seorang saksi dari kepolisian kota pangkalpinang, Ageng Diluyanta.

Dalam keterangan saksi kepada JPU dan Majelis Hakim, diketahui jika terdakwa terlihat mencurigakan dengan berputar-putar di area Jalan Nilam Baru Kelurahan Bacang Kecamatan Bukit Intan Kota Pangkalpinang, Selasa (19/9/2017) sekitar pukul 19.30 wib.

"Saat itu saya sedang patroli,  lalu ketika melakukan penggeledahan ditemukan disaku celana depan sebelah kiri ditemukan sabu sekitar 0,1 kg dengan diibungkus plastik hitam,” ujar saksi dihadapan majelis hakim.

Berdasarkan informasi yang kita terima,  terdakwa membeli dari saudara Jo seharga Rp 200.ribu, yang bertempat di Jalan Kampung Seberang Kelurahan Gedung Nasional Kecamatan Taman Sari Kota Pangkalpinang.

“Dan saat akan ditangkap dia (aphin) tidak melakukan perlawanan,"ujar Ageng, saksi dari kepolisian dalam sidang.

Kejadian ini juga dibenarkan terdakwa saat ditanya majlis hakim dengan menganggukan kepala.

Berdasarkan Hasil pemeriksaan Balai Laboratorium Narkoba BNN Jakarta, Sesuai dengan berita acara pemeriksaan Laboratoris Nomor . 431 AI/ IX / 2017 / Balai Lab Narkoba tanggal 27 September 2017.

Bahwa barang bukti berupa 1 (satu) bungkus plastik bening berisikan Kristal warna putih dengan berat Netto  0,0954 Gram adalah benar positif mengandung Metafetamina.

Namun hal itu berbanding terbalik,  sebab urine milik terdakwa Muk Phin alias Aphin  adalah benar Negatif tidak mengandung Metafetamina /Narkotika.

Perbuatan Terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 114 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Sidang atas kasus terdakwa kemudian di tunda hingga pekan depan.(*)

Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved