Rusdi Lihat Buaya Sering Muncul di Laut Ketapang Toboali

Kemunculan buaya kembali menyeruak di kalangan masyarakat di Kelurahan Tanjung Ketapang, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan baru baru ini.

Rusdi Lihat Buaya Sering Muncul di Laut Ketapang Toboali
bangkapos/riki
Rusdi menunjukkan lokasi keberadaan buaya yang sering muncul di perairan Ketapang, dekat pelabuhan Toboali, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, pada Selasa (20/2/2018) 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Riki Pratama

BANGKAPOS.COM, BANGKA--Kemunculan buaya kembali menyeruak di kalangan masyarakat di Kelurahan Tanjung Ketapang, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan baru baru ini.

Dimana nelayan sungkur pencari udang dipinggiran perairan Ketapang dekat pelabuhan Toboali bum pendek, sering melihat keberadaan buaya yang menampakkan dirinya di perairan tersebut.

Akibatnya banyak nelayan pencari udang selalu khwatir dan waspada apabila ingin turun kelaut mencari udang.

Ketua RT 04, RW 04 Kelurahan Tanjung Ketapang Rusdi (52) membenarkan hal tersebut, menurutnya dirinya juga sering melihat buaya muncul di permukaan perairan Tanjung Ketapang Toboali.

Menurutnya kemunculan buaya terakhir dilihatnya pada Kamis kemarin, ukuran kepala buaya terlihat besar berwana hitam seperti balok kayu mengapung diperairan Tanjung Ketapang.

"Nelayan ini sering melihatnya munculnya sore hari, saya juga pernah melihatnya, setelah lama beberapa waktu lalu heboh buaya, sekarang buayanya muncul lagi, banyak nelayan yang khawatir akibatnya," ujar Rusdi kepada wartawan, Selasa (20/2/2018).

Rusdi menambahkan, bahwa buaya yang sering muncul di perairan ketapang tidak mengganggu nelayan, tetapi nelayan tidak berani sendiri mereka memilih beramai ramai mencari udang dipinggiran perairan laut Ketapang.

"Tidak ada larangan untuk nelayan, namun mereka diimbau untuk berhati hati saja, dan apabila mencari udang di laut jangan sendirian tetapi ramai ramai dengan nelayan lainya," ujarnya.

Sampai saat ini, kata Rusdi pihaknya belum melakukan langka langka untuk mengusir buaya tersebut, dirinya juga belum melaporkan hal itu ke pihak kelurahan ataupun Kecamatan untuk mengatasinya.

Pernah diberitakan sebelumnya, keberadaan buaya laut yang sering berkeliaran di Pantai Kampung Padang, Kelurahan Tanjung Ketapang, Kabupaten Bangka Selatan, menjadi momok bagi warga sekitar, pada tahun 2017 lalu, dimana seorang nelayan pencari udang sempat digigit ketika turun kelaut.

Saat itu Ardiansyah nelayan undang sungkur yang menjadi korban digigit buaya, namun karena ia melawan sehingga berhasil melepaskan gigitan buaya yang menggigit di bagian pahanya waktu itu.

Penulis: deddy_marjaya
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved