Home »

Lokal

» Bangka

Sebarkan Virus Budaya Literasi, Kosada Babel Buka Cabang di Babar

Pembukaan cabang baru ini untuk memperluas ruang gerak penulis muda agar dapat menghimpun setiap lini

Sebarkan Virus Budaya Literasi, Kosada Babel Buka Cabang di Babar
Ist
Lapak Baca Buku Gratis yang diselenggarakan oleh Kosada Babel, Jumat (16/2/2018) di Taman Sari, Pangkalpinang. Kegiatan ini akan rutin digelar setiap Jumat. 

BANGKAPOS.COM--Komunitas Aksara Muda (Kosada) Babel buka cabang di Kabupaten Bangka Barat (Babar) sekaligus Pengukuhan Kosada Babar, yang dilaksanakan di Pantai Siangau, Desa Teluk Limau, Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat.

Acara ini berlangsung dari hari Sabtu (17/2) sore hingga Minggu (18/2) siang dengan diisi kegiatan Gerakan Literasi yang diikuti oleh perwakilan anggota Kosada lama dan anggota Kosada yang baru di Babar.

Menurut Ketua Kosada Babel Muhammad Tahir kepada awak media, Kosada Babel membuka cabang baru di Bangka Barat bertujuan untuk memperluas jaringan agar dapat menebarkan virus budaya literasi.

"Pembukaan cabang baru ini untuk memperluas ruang gerak penulis muda agar dapat menghimpun setiap lini yang memang memiliki hobi menulis," kata Tahir.

Novelis "Terpaksa Menikah" Lia Shine yang juga inisator terbentuknya cabang Kosada Babar menyampaikan, dirinya menaruh harapan besar terhadap pemuda-pemudi di Babar untuk dapat bersama-sama membangun Babar lebih baik lagu dengan gerakan literasi.

"Kami sangat membutuhkan ide-ide kawan-kawan untuk membangun Kosada Babar ke depannya," ujarnya.

Selaras dengan Lia Shine, Rachmad Syid yang juga termasuk anggota lama Kosada dan ikut berperan dalam pembentukan Kosada Cabang Babar mengatakan, salah satu upaya pemuda untuk mewujudkan Babar hebat yakni dengan literasi.

"Kami ingin melihat komitmen kawan-kawan semua. Kosada Babar ini hadir untuk mewujudkan visi Babar Hebat dengan dengan cara membangun SDM melalui literasi," ungkapnya.

Diakhir sesi perbincangan seputaran sejarah terbentuknya Kosada Babel, Tahir menekankan kepada seluruh anggota baru Kosada untuk lebih giat menulis dan membiaskan diri untuk menulis sampai menghasilkan karya berupa buku.

"Menulis lah setiap hari untuk membangun kebiasaan menulis, jangan pernah menunggu mood untuk menulis, tapi moodkanlah untuk menulis agar supaya kebiasaan dalam diri terbangun, sehingga ketika suatu hari nanti kita tidak menulis maka ada sesuatu hal yang hilang dari diri kita," pungkasnya. (*)

Penulis: Herru W
Editor: Iwan Satriawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help