Ibu Ini Justru Panen Pujian Usai Mengusir Anak Menantu yang Baru Pulang Bulan Madu

Usai berbulan madu selama seminggu di Thailand, pasanga suami istri ini harus segera pindah dari rumah orangtua Leonardo ke rumah kontrakan.

Ibu Ini Justru Panen Pujian Usai Mengusir Anak Menantu yang Baru Pulang Bulan Madu
Facebook
Screenshoot facebook mertua idaman Anita Martha Hutagalung 

BANGKAPOS.COM - Apa yang akan dilakukan oleh pasangan yang baru menikah namun belum punya rumah?

Bisa dipastikan, sebagian besar akan menginap di rumah orangtua mempelai pria maupun wanita.

Istilah umumnya adalah tinggal di Pondok Mertua Indah.

//

Tapi ingat, itu pada umumnya.

Lain halnya dengan pasangan Leonardo Damanik dan Yohana Reanita Gultom.

//

Baca: Pak RT Beberkan Kronologi Pelakor Dicaci-maki dan Dilempari Uang Ratusan Juta Oleh Istri Sah

Usai berbulan madu selama seminggu di Thailand, mereka harus segera pindah dari rumah orangtua Leonardo ke rumah kontrakan.

Apakah karena rumah orangtua Leonardo memang tak punya kamar kosong atau terlalu sempit?

Ternyata bukan itu alasannya. Kamar kosong ada, rumah pun cukup luas.

Lalu, apa alasan mereka pergi?

Foto Anita Martha Hutagalung.

Anita Martha Hutagalung/facebook

Jawabannya adalah karena mereka diusir oleh Anita Martha Hutagalung, ibunda Leonardo. Wah.

Kalau kita hanya membacanya sampai di sini, tentu saja kita akan kesal.

 ‘Orang baru menikah, rumah pun cukup luas, mengapa perlu sampai diusir?’

Begitulah kira-kira pendapat sebagian besar orang jika tak sampai mengetahui alasannya.

Baca: Pesan dalam WhatsApp Tetap Bisa Terbaca Meski Sudah Dihapus, Begini Cara Mengintipnya

Apalagi, sang anak Leonardo sampai berujar, “Mama ini sadis kali, belumpun kawin udah macam terusir awak.”

Kalimat tersebut dilontarkan Leonardo dua bulan sebelum pernikahan.

Kalimat yang justru disambut tawa oleh  sang ibu Anita.

Oh ya, kalimat Leonardo sendiri merupakan respons dari kalimat Anita berikut ini “Sehabis pesta, cukuplah sehari, atau 2 hari dirumah, selanjutnya urus rumah tangga masing masing.”

Benarkah Anita terlalu kejam kepada anak dan menantunya? Ternyata tidak juga.

Baca: Hotman Paris Mesra Bareng Ibunda Raffi Ahmad, Netizen: Pepet Terus Bang

Buktinya, apa yang dilakukan oleh Anita ini justru mendapat banyak pujian.

Bahkan tidak sedikit yang menyebutnya sebagai sosok mertua idaman, mertua impian.

Berikut ini alasan Anita, yang terdapat dalam postingan di akun media sosial Facebook miliknya, diposting Senin (19/2/2018) pukul 9.03  dan hingga Selasa (20/2/2018) pukul 23.00 sudah dibagikan lebih dari 21.573 kali

Karena bagiku pribadi ,anakku kawin itu untuk "membangun" rumah tangganya. Suami dan Istri. Bukan untuk supaya ada temanku, ramai rumahku. Alasan menikah itu bagiku karena cinta.”

Anita sendiri mengakui dirinya tak merasa sedih telah mengusir anak dan menantunya.

Hehehe maaf ya Leo. Bukan mama gk sayang, tapi sudah lama mama persiapkan hati,” tulis Anita yang justru baru saja ditinggalkan oleh suaminya yang meninggal dunia.

Baca: Menurut WHO, Kecanduan Main Game Salah Satu Tanda Gangguan Jiwa Lho!

Cara bertutur Anita memang sambil bercanda.

Bahkan di akhir postingan, Anita menulis “Oh ya...menantuku sayang Iyo Yohana Reanita Gultom. Tolong WA kan alamat rumah kalian itu. Mama lupa kemarin menanyakannya, ntar kalau ada waktu mm main ke sono.”

Nah, lo!

Berikut ini postingan lengkap Anita:

Setelah 1 minggu berhanimun di negara Thai. 
Anak menantuku kembali kerumah semalam. 
Sabtu malam Minggu. 
Saat mereka kembali, aku masih di Medan membesuk yang opname di RS Putri Hijau. 
Dan ketika aku tiba di rumah, 
Seperti biasa pintu rumah tak terkunci .
Tapi tak seperti biasa
Rumah kosong tak berpenghuni. 
Aku telepon Boy, 
Ternyata dia lagi "keluar" bersama adeknya, Leo dan anggi borunya (adik ipar) 
Satu jam kemudian mereka pulang. 
Aku hanya memeluk Leo dan Iyo , senang melihat mereka pulang dengan selamat dan happy. 
Ntah apa cerita mereka selama honeymoon aku pun belum tau.
Sebab aku langsung tertidur. 
Karena capek seharian padat aktifitas.

Minggu Pagi kami bersiap2 beribadah bersama. 
Aku dan menantuku Iyo sudah ready. 
Leo masih berpakaian. 
Kata Leo " Mama sama Iyo duluan, aku nyusul"
Lalu aku bangkit berdiri. 
"Enak aja nyuruh mama sama, kalian yang harus bersama. Bukan mama"
Lalu aku bergegas pergi duluan ke gereja. 
Aku tau Iyo pasti merasa asing di GKPS karena bahasa. 
Jadi teringat pertama sekali aku beribadah di GKPS Binjai, bersama mertua.
Aku merasa bingung, kikuk, asing , lonely, udah itu aku duduknya ama mertua lagi, gabung sama emak emak temannya .
Bagiku kerasa banget 2 jam yang menyiksa 

Follow instagram Bangka Pos:

 
Editor: fitriadi
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved