Media Harus Berimbang Bahas Pemberitaan Kampanye

Bawaslu dan Bangka Pos Grup menggelar diskusi terbatas membahas tentang peraturan penyiaran kampanye di media massa, Kamis (22/2/2018)

Media Harus Berimbang Bahas Pemberitaan Kampanye
Bangkapos/Adinda
Diskusi terbatas Banwaslu dan Bangka Pos Group tentang Penyiaran Kampanye di media massa 

Laporan Wartawan Bangka Pos,  Adinda Rizki Amanda 

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Bawaslu dan Bangka Pos Grup menggelar diskusi terbatas membahas tentang peraturan penyiaran kampanye di media massa, Kamis (22/2/2018), bertempat di Kantor Bawaslu.

Menjelang Pilwako Pangkalpinang ini Banwaslu mengimbau kepada media untuk memberitakan kampanye secara aktual dan berimbang.

Dalam diskusi ini Kepala Banwaslu Babel Edi Irawan, mengingkatkan media agar lebih berhati-hati dalam menyiarkan pemberitaan.

"Saya harapkan media mampu menyiarkan pemberitaan kampanye yang berimbang, semua berita itu harus bisa dipertanggungjawabkan. Media itu harus adil dengan semua berita kampanye yang dilakukan Paslon," ungkapnya.

Edi menjelaskan, peraturan penyiaran berita kampanye di media massa sudah dibahas dalam PKPU Nomor 4 Tahun 2017, tentang Kampanye Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota.

Ia juga mengungkapkan keberimbangan berita yang menarik atau tidak, harus ditafsirkan terlebih dahulu melalui sudut pandang pembacanya sendiri.

"Sudah menjadi tugas media sendiri yang membuat berita kampanye yang dilakukan Paslon menjadi menarik bagi pembaca," tukasnya,

Ia kembali mengungkapkan bahwa Iklan bisa dilakukan 14 hari sebelum masa tenang di media cetak dan digital sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan oleh KPU.

Sesuai PKPU NO. 4 pasal 34 ayat 1 tentang Penayangan Iklan Kampanye sebagaimana dimaksud dalam Pasal 32 ayat (1) dilaksanakan selama 14 (empat belas) hari sebelum dimulainya masa tenang.

Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help