Polisi Minta Penambang di Kolong DAM dan Jek desa Mayang Stop Beroperasi

Dikatakan Kukuh, tercatat kurang lebih 16 ponton TI tower ilegal yang beroperasi di TI di Kolong DAM 1 dan Kolong Jek

Polisi Minta Penambang di Kolong DAM dan Jek desa Mayang Stop Beroperasi
Ist
Kapolsek Simpang Teritip pimpinan Ipda Kukuh, mengultimatum belasan ponton TI Tower ilegal yang beroperasi di Kolong DAM 1 dan Kolong Jek Desa Mayang 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Anthoni Ramli

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Tak hanya menertibkan TI Tower Ilegal di DAS dan Hutan Manggrove desa Rambat saja, namun polisi juga menggeruduk aktifitas TI di  Kolong DAM 1 dan Kolong Jek, Desa Mayang, Kecamatan Simpang Teritip, Kabupaten Bangka Barat, Kamis (22/2/2018).

Dalam penertiban tersebut, jajaran Polsek Simpang Teritip pimpinan Ipda Kukuh, mendapati belasan ponton TI Tower ilegal yang beroperasi di Kolong DAM 1 dan Kolong Jek Desa Mayang.

Dikatakan Kukuh, tercatat kurang lebih 16 ponton TI tower ilegal yang beroperasi di
TI di  Kolong DAM 1 dan Kolong Jek, Desa Mayang.

Sulitnya medan menuju lokasi membuat polisi tak mampu berbuat banyak.

Namun pada kesempatan itu, Kukuh memberikan ultimatum agar para penambang angkat kaki dari kawasan tersebut.

 "Dihimbau kepada masyarakat yang melakukan aktivitas penambangan di Kolong DAM 1 dam Kolong Jek untuk segera menghentikan aktivitas serta membongkar ponton tersebut", tegas Kukuh mewakili Kapolres AKBP Firman Andreanto S.Ik, Kamis (22/2/2018).(*)

Penulis: Antoni Ramli
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help