Emak-emak yang Viral Gigit Tangan Polisi, Ditetapkan Jadi Tersangka, Terancam 5 Tahun Penjara

Perempuan yang menggigit anggota polisi, ditetapkan sebagai tersangka. Wanita tersebut Diancam hukuman maksimal 5 tahun

Emak-emak yang Viral Gigit Tangan Polisi, Ditetapkan Jadi Tersangka, Terancam 5 Tahun Penjara
Anggota Satuan Lantas Polres Kudus, Jawa Tengah Briptu Erlangga Hananda Seto, Kamis (22/2/2018) pagi, digigit seorang ibu yang ditilangnya saat tengah bertugas mengurai arus lalu lintas di Jalan A Yani Kudus. (dok.YouTube) 

BANGKAPOS.COM--Kasat Reskrim Polres Kudus, AKP Onkoseno Grandiarso Sukahar mengatakan, pihaknya menetapkan perempuan yang menggigit anggota polisi telah ditetapkan sebagai tersangka.

Perempuan yang bernama Anik Tri Kurniawati tersebut diancam hukuman maksimal lima tahun penjara karena telah melanggar pasal 351 tentang penganiayaan.

Tidak hanya itu, kata Onkoseno, pelaku juga dijerat pasal 21 ayat 1 karena telah melawan petugas dengan kekerasan.

Baca: Ingin Ikut Lelang Mobil Sitaan KPK, Buruan Ini Caranya, Lelang 1 Maret Mendatang

"Kami telah memintai keterangan kepada pelaku. Namun perihal status kejiwaannya, kami kerja sama dengan RSUD Loekmono Hadi Kudus," kata Onkoseno, Jumat (23/2/2018).

Atas kejadian yang menimpa anggotanya, tambah Onkoseno, pihaknya akan terus melanjutkan proses hukumnya.

"Tetap kami proses. Terus kami lanjutkan," katanya.

Menyangkut kondisi kejiwaan pelaku, Onkoseno tidak mau terlalu dalam menanggapi.

Hal itu menjadi wewenang pihak medis. Sementara proses hukum apakah berhenti atau dilanjutkan, menurutnya itu menjadi kewenangan pengadilan.

Baca: Awal Tahun 2018 KPK Tetapkan 7 Kepala Daerah Jadi Tersangka, Apakah Ada yang Menyusul?

"Itu nanti yang bisa menentukan pengadilan apakah dilanjut atau berhenti karena kondisi kejiwaan pelaku. Yang pasti proses hukum di kami tetap berlanjut. Statusnya sekarang telah kami tetapkan sebagai tersangka," katanya.

Diketahui, kejadian bermula saat perempuan yang bernama Anik Tri Kurniawati melintas di Jalan Ahmad Yani, atau tepatnya perempatan BNI, Kamis (22/2/2018).

Saat itu dia tidak mengenakan helm, sementara Briptu Erlangga Hananda Seto yang saat itu bertugas menghentikannya. Kontan ibu berusia 45 tahun itu memaki-maki polisi hingga akhirnya digigit tangan kanannya. (*)

Editor: zulkodri
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved