Leisure Bangka Belitung

Soft Opening Swiss Bel Hotel Pangkalpinang Meriah

Soft Opening Swiss Bel Hotel di Pangkalpinang berlangsung meriah.Para undangan menikmati launching perdana hotel di Pangkalpinang tersebut

Soft Opening Swiss Bel Hotel Pangkalpinang Meriah
Bangka Pos/ Idandi Meika Jovanka
Prosesi gunting pita peresmian Swiss Bel Hotel oleh komisaris dan direksi PT. BML, yakni Hendrie Lie, Saly, Hongky, dan Andi Halim, Minggu (25/2). 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Idandi Meika Jovanka

BANGKAPOS.COM, BANGKASoft Opening Swiss Bel Hotel di Pangkalpinang berlangsung meriah. Terlihat para undangan menikmati sajian kuliner, pertunjukan seni-budaya, dan interior.

Kemeriahan semakin semarak saat prosesi gunting pita dilakukan oleh komisari dan direksi PT. BML, yakni Hendrie Lie, Saly, Hongky, dan Andi Halim, Minggu (25/2/2018).

Pembangunan Hotel yang di mulai sejak Desember 2014 sampai awal 2018 memberikan angin segar terhadap industri perhotelan dan pariwisata.

Kehadirannya disambut positif oleh banyak orang pada acara peresmiannya. Terdapat sejumlah penampilan, diantaranya live performing music dari home band, tarian kreasi sanggar astari, ateraksi barongsai, pemberian cindramata kepada Gubernur, dan sketsa komedi Gawe Gile.

Hotel berbintang 4 ini mempunyai 145 kamar berdaya tampung 290 tamu terdiri dari suite room 5 kamar, selebihnya deluxe superior dan superior.

Fasilitas hotel, yakni restoran, bar, kolam renang, 3 ruang meeting berkapasitas 30-50 peruangan, dan 1 ballroom buat 700 – 1000 orang.

Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman Djohan memberikan apresiasi kepada Swiss Bel Hotel Pangkalpinang.

Ia menilai keberadaan hotel tersebut merupakan buah karya anak daerah yang diharapkan mampu mendorong perekonomian menjadi lebih baik. Selain itu, sebagai pendukung kemajuan pariwisata Babel.

“Mari seluruh pihak, baik pemerintah, pengusaha swasta, instansi terkait, dan masyarakat bersinergi dalam mendorong kemajuan daerah,” ungkap Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Hotel bintang 4 ini akan memanjakan pengunjung dengan paduan konsep klasik dan modern. Berjalan di kawasan hotel ini, wisatawan akan merasakan dua atmosfir jaman yang berbeda.

Hal itu dibenarkan oleh perwakilan keluarga Lay, Saly dalam sambutannya dikatakan bahwa rumah tua (Latrasee) berumur sekitar 120 tahun.

Ia menyebutkan sajian panorama bangunan tua berhadapan bangunan baru terkesan unik. Keunikan tersebut diharapkan memberi energi dan kontribusi positif dalam mengembangkan ekonomi kreatif di bumi serumpun sebalai.

Selain itu, ada nilai sejarah dan budaya yang dapat diangkat buat generasi berikutnya membentangkan pariwisata dan bisnis lebih luas lagi.

“Saya generasi ke 5 dari keluarga Lay mengucapkan terimakasih sebanyak-banyaknya kepada seluruh pihak yang turut membantu pembangunan Swiss Bel Hotel ini,” ucap Saly.(*)

Penulis: Idandi Meika Jovanka
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help