Bawaslu Babel Sebut Penyebar Isu SARA di Medsos Dapat Dikenakan Pidana

Di dunia maya kita akan mengawasi kelompok yang mencoba memasukkan konten negatif di Pangkalpinang

Bawaslu Babel Sebut Penyebar Isu SARA di Medsos Dapat Dikenakan Pidana
Bangka Pos/ Ardhina Trisila Sakti
Dekan Fakultas Ilmu Politik FISIP UBB bersama Ketua KPU Babel Fahrurrozi dan Komisoner Bawaslu Babel Firman Pardede 

Laporan wartawan Bangka Pos, Ardhina Trisila Sakti


BANGKAPOS.COM, BANGKA-
Komisoner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Firman Pardede mengatakan pelaku penyebar isu SARA di media sosial pada masa kampanye dapat dikenai hukuman pidana selama enam bulan sampai satu tahun penjara.

Sanksi ini dibeberkan Firman Pardede saat menghadiri launching komunitas E-Partisipasi Ilmu Politik (KETIK) Jurusan Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Bangka Belitung, Selasa (26/2) di Hotel Puri 56 Pangkalpinang.

"Di Peraturan KPU (PKPU) kampanye salah satunya menggunakan media sosial. Dari surat edaran KPU bahwa hanya boleh lima akun media sosial yang didaftarkan ke KPU. Kontennya dilarang memperguncingkan suku, agama dan ras," jelas Firman saat ditemui Bangkapos.com usai acara.

Dirinya mengatakan PKUP diterbitkan 2016 lalu, padahal perkembangan media sosial di 2018 ini berkembang pesat.

Diketahui untuk pengawasan, Bawaslu Babel memiliki masing-masing komisioner di tiga kabupaten yang menggelar pemilihan kepala daerah seperti Kota Pangkalpinang, Kabupaten Bangka dan Kabupaten Belitung.

Didukung dengan masing-masing staff komisioner sebanyak tujuh orang di tiap kabupaten kota.

"Di dunia maya kita akan mengawasi  kelompok yang mencoba memasukkan konten negatif di Pangkalpinang. (lewat KETIK UBB) kami memiliki tambahan mata, telinga dan kecerdasan. Dengan screenshot it bisa jadi barang bukti," tutup Firman.(*)

Penulis: Ardhina Trisila Sakti
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved