STMIK Atma Luhur Terima Kunjungan Peneliti Jepang, Teliti Dampak Radiasi Tambang Timah

Saya datang karena saya ingin melanjutkan riset saya terkait penambangan yang ada di pulau Bangka Belitung. Karena

STMIK Atma Luhur Terima Kunjungan Peneliti Jepang, Teliti Dampak Radiasi Tambang Timah
Bangkapos/Putrie Agusti Saleha
STMIK Atma Luhur Terima Kunjungan Peneliti Jepang 

 Laporan Wartawan Bangka Pos, Putrie Agusti Saleha 

BANGKAPOS.COM, BANGKA- STIMIK Atma Luhur terima kunjungan  dari UFC Tokyo dan Tokai university, Jepang di ruang Ketua pada Rabu (28/02/2018) siang.

Kunjungan ini adalah bentuk kerjasama riset dari STIMIK Atma Luhur dan kedua tamu yang berasal dari negara Sakura tersebut.

Kunjungan Dr. Yang Ishigaki beserta istri dan Prof. Osamu Uchida ini disambut oleh ketua yayasan Atma Luhur Pangkalpinang, Harry Sudjikianto dan beberapa staff lainnya. 

Adapun kunjungan ini untuk melanjutkan penelitian yang dilakukan oleh Dr. Yang Ishigaki yang sebelumnya sudah pernah datang ke Bangka Belitung dan membawa sampel terkait dampak radiasi dari penambangan timah yang berada di kepulauan Babel. 

"Saya datang karena saya ingin melanjutkan riset saya terkait penambangan yang ada di pulau Bangka Belitung. Karena saya menemukan beberapa hal menarik dari riset ini" ujar Yang Ishigaki. 

Ketua yayasan amik atma luhur menuturkan bahwa ini adalah kunjungan lanjutan perihal kondisi polusi lingkungan yang kemungkinan belum diketahui oleh masyarakat.

Terutama kondisi lingkungan disekitar wilayah penambangan yang dapat memberikan dampak buruk terhadap masyarakat. 

"Kami sangat senang sekali dengan adanya kerjasama riset ini karena dari riset ini dapat memberikan informasi yang sangat berguna bagi masyarakat luas" ungkap Harry. 

Selain itu Harry berharap dengan adanya kerjasama ini akan terus berlanjut ke arah yang lebih baik lagi baik dalam kerjasama riset maupun kerjasama dalam bentuk lainnya.

Yang Ishigaki juga berharap risetnya ini kelak dapat menjadi sebuah acuan untuk menjalin kerjasama dengan pemerintah Bangka Belitung. (*)

Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved