Angka Bunuh Diri di Bali Meningkat, ini Penyebabnya Versi Gubernur

Meningkatnya angka bunuh diri di Bali akhir-akhir ini, mendapat sorotan dari Gubernur Bali, Made Mangku Pastika.

Angka Bunuh Diri di Bali Meningkat, ini Penyebabnya Versi Gubernur
Tribun Bali
Gubernur Bali, Made Mangku Pastika. 

BANGKAPOS.COM - Meningkatnya angka bunuh diri di Bali akhir-akhir ini, mendapat sorotan dari Gubernur Bali, Made Mangku Pastika.

Dalam orasinya di PB3AS pada Minggu (25/2/2018), Pastika mengatakan kelemahan orang Bali adalah koh ngomong (malas berbicara), tapi dibelakang mbrundel, sakit hati kemudian bunuh diri.

“Memang susah buat orang Bali mau bicara, kalau tidak bicara, tidak ada yang mendengar. Kalau tidak tampil, tidak ada orang yang tahu,” katanya.

Baca: Ini Sosok Silvia Agustina alias Parjiyem yang Ejek Gaji PNS

Kemudian, Pastika menceritakan sebuah pepatah dalam bahasa Inggris, To be seen you must stand up. 

Menurutnya, arti dari pepatah tersebut adalah kalau orang duduk, anda berdiri, maka orang-orang akan melihat siapa anda.

Ia melanjutkan banyak orang Bali yang stres karena tidak berani ngomong.

Baca: Masuk Penjara, Roro Fitria Sebut 5 Nama Artis yang Juga Aktif Gunakan Narkoba

“Persoalan banyak, maka gampang sekali bunuh diri. Orang Balipaling gampang bunuh diri,” ujarnya.

Menurutnya, kenapa menjadi terlalu mudah, yaitu karena tidak berani menyampaikan apa yang menjadi tekanan dalam hidupnya.

Halaman
12
Editor: Evan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved