Pedagang Mengeluh, Hampir Satu Bulan, Beras TR, RM Ukuran Lima Kilogram Hilang Dipasaran

Menurutnya pasokan beras dari pihak distributor di Pangkalpinang tersebut sudah hampir satu bulan ini kosong

Pedagang Mengeluh, Hampir Satu Bulan, Beras TR, RM  Ukuran Lima Kilogram Hilang Dipasaran
Bangkapos/Nurhayati
Thony Marza 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Nurhayati

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Beras merek 118, TR,  RM maupun KTJ ukuran lima kilogram di pasaran saat ini menghilang.

Pasalnya pasokan dari pihak distributor beras di Pangkalpinang saat ini kosong.

Beberapa pedagang besar di pasaran maupun seputar Sungailiat mengeluhkan hilangnya beras tersebut di pasaran.

Apalagi saat ini konsumen banyak menanyakan beras tersebut namun para pedagang juga kesulitan mendapatkan beras tersebut.

"Untuk beras 118 biasa, TR, RM dan KTJ ukuran lima kilogram sulit di dapat. Yang ada hanya beras 118 warna biru yang premium. Itu saja hanya dapat 50 karung. Kalau ukuran 10 kilogram dan 15 kilogram cukup banyak. Dari pihak distributor katanya juga kosong," keluh Koko pedagang toko kelontong di Sungailiat saat dikonfirmasi bangkapos.com, Rabu (28/2/2018).

Menurutnya pasokan beras dari pihak distributor di Pangkalpinang tersebut sudah hampir satu bulan ini kosong.

"Sejak sebelum Imlek ini beras TR, 118, RM dan KTJ kosong. Ku juga binggung dak tahu ape sebab e ape gara-gara mau pilkada ini," kata Koko.

Ia berharap pasokan beras tersebut bisa normal kembali karena saat ini juga pasokan beras dari pihak distributor banyak yang kosong.

Menanggapi menghilangnya beras TR, 118, RM maupun KTJ ukuran lima kilogram yang sulit didapat para pedagang, menurut Kepala Dinas Tenaga Kerja Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bangka Thony Marza, dari informasi yang diperolehnya dari pihak distributor beras di Pangkalpinang, Rabu (28/2/2018) beras sudah bongkar muat di Pelabuhan Pangkalbalam. 

"Katanya hari ini sudah bongkar muat di kapal yang bawa beras. Besok mungkin beras-beras itu sudah bisa dikirim ke Sungailiat. Itu info dari distributor beras di Pangkalpinang," kata Thony.

Dia menegaskan tidak ada kaitannya menghilangnya beras 118, TR, RM dan KTJ ukuran lima kilogram dipasaran dengan kondisi pilkada yang akan berlangsung.

"Tidak ada kaitannya dengan pilkada," tegas Thony.

Diakuinya, memang untuk beras medium dari informasi satgas pangan provinsi untuk stok beras medium agak berkurang. Sedangkan untuk beras premium cukup banyak.

"Mudah-mudahan dengan masuknya kapal dan bongkar muat beras ini beras tersebut bisa stabil dan normal kembali;" harap Thony.(*)

Penulis: nurhayati
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved