Sejak Awal Tahun Nilai Tukar Rupiah Terus Melemah, Sri Mulyani Merespon

Laju nilai tukar mata uang Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat terus menunjukkan pelemahannya

Sejak Awal Tahun Nilai Tukar Rupiah Terus Melemah, Sri Mulyani Merespon
Tribunnews
ilustrasi 

BANGKAPOS.COM - Laju nilai tukar mata uang Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat terus menunjukkan pelemahannya. Pada awal tahun ini, rupiah berada di kisaran Rp 13.300 hingga Rp 13.400 per dolar AS.

Namun hari ini, Rabu (28/2/2018), melansir Bloomberg, rupiah melemah ke level Rp 13.722 per dolar AS. Pada perdagangan kemarin, rupiah berada di posisi Rp Rp 13.652 per dolar AS.

Menteri Keuangan Sri Mulyani pun angkat bicara terkait kondisi rupiah yang cenderung melemah tersebut. Dia menilai, melemahnya rupiah imbas dari pergerakan ekonomi global yang dinamis.

“Kita melihat bahwa saat ini seperti yang dikatakan bahwa ekonomi akan mengalami dinamika yang akan terus menerus kita perlu untuk pantau dan kita jaga,” kata Sri di Jakarta, Selasa (28/2/2018).

Baca: Diperlakukan Tak Senonoh, TKW ini Meminta Bantuan Lewat FB Agar Bisa Pulang

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu menjelaskan, pelemahan rupiah terjadi karena adanya sentimen global, salah satunya adalah perubahan kebijakan di Amerika Serikat terkait moneter, fiskal maupun kebijakan perdagangan yang juga memberi dampak bagi Indonesia.

“Itu semua akan menentukan apa yang disebut pertama sentimen dan kedua juga pergerakan jadi volatilitas,” jelas Ani.

Baca: Turun Harga, Emas Antam Dijual Rp 638.000 per Gram

Namun demikian, kata dia, dari sisi rupiah selama ini nilai tukarnya selalu kompetitif, bahkan saat bank sentral AS Federal Reserve menaikkan suku bunga pada tahun 2016 dan 2017, laju rupiah tetap stabil.

“Yang paling penting adalah untuk menggambarkan rupiah kita adalah nilai rukar rupiah yang fleksibel, tidak menimbulkan daya kompetitif yang tererosi karena nilai tukar itu sendiri,” tukasnya.

Editor: Evan
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help