Siswa Bogor Raya School Eksplore Tradisi dan Kesenian Desa Sungai Padang

Rombongan siswa Bogor Raya School melaksanakan tour edukasi perdana di Belitung selama empat hari

Siswa Bogor Raya School Eksplore Tradisi dan Kesenian Desa Sungai Padang
ist
Siswa dari Bogor Raya School berfoto bersama dan belajar tarian tradisional Belitung 

Laporan Wartawan Pos Belitung, Dede Suhendar

BANGKAPOS.COM, BELITUNG - Rombongan siswa Bogor Raya School melaksanakan tour edukasi perdana di Belitung selama empat hari semenjak Senin (26/2/2018) lalu.

Selama empat hari itu pula, 43 siswa-siswi kelas VIII itu mengeksplore bumi Laskar Pelangi untuk belajar keberagaman seni budaya serta berbagai keunikan lainnya.

Desa Sungai Padang, Kecamatan Sijuk menjadi destinasi persinggahan rombongan untuk belajar berbagai kesenian seperti pantun, tarian, pencak silat dan hadra.

Puncaknya, rombongan siswa menampilkan berbagai kesenian yang telah mereka pelajari itu di Pandan House Resto, Rabu (28/2/2018) malam.

"Jadi setelah mereka belajar beberapa kesenian langsung dipraktekkan, lengkap dengan pakaian adatnya juga. Ada beberapa penampilan seperti tari sepen, pencak silat, beradu pantun dan hadra," ujar Goentoer selaku Guru Pendamping.

Goentoer mengatakan, berbagai pengalaman bisa didapat oleh para siswa selama berada di Belitung. Terutama saat menikmati suguhan makan malam bedulang di area Bukit Peramun.

Meskipun hanya menu seadanya, tetapi suasana kebersamaan di alam terbuka dilengkapi sinar rembulan membuat makan malam tersebut menjadi momen terbaik bagi mereka.

"Jangan lihat menunya, tapi suasananya di alam terbuka ditambah sinar bulan, itu momen yang paling berkesan bagi anak-anak," katanya.

Ia menuturkan, tur edukasi merupakan agenda rutin dilakukan Bogor Raya School setiap tahunnya. Namun sebelumnya kegiatan tersebut dilakukan di Bali.

"Karena Bali lagi dilanda erupsi Gunung Sinabung, makanya tahun ini kami pindah ke Belitung. So far, anak-anak cukup excited dengan Belitung," katanya.

Menurut Goentoer, selama tur edukasi para siswa tidak hanya sekedar jalan-jalan, tetapi juga diberikan tugas sebagai hasil selama berada di Belitung.

Tugas tersebut diantaranya membuat video vlog untuk mempromosikan Belitung dari mata pelajaran Sejarah, membuat blog yang berisikan Belitung untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia serta membuat biografi tentang Andrea Hirata untuk mata pelajaran Bahasa Inggris.

"Mungkin nanti kami juga akan share hasilnya kepada rekan-rekan di Belitung, tapi harap dimaklumi dengan keterbatasannya," katanya. (*)

Penulis: Dede Suhendar
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved