Begini Pengakuan Selebgram Angela Lee Ketika Diajak Bunuh Diri Bareng Suami Karena Terbelit Hutang

Selebgram cantik Angela Charlie (31) alias Angela Lee kini harus merasakan dinginnya udara di ruang tahanan

Begini Pengakuan Selebgram Angela Lee Ketika Diajak Bunuh Diri Bareng Suami Karena Terbelit Hutang
TribunStyle/kolase
Angela Lee 

BANGKAPOS.COM - Selebgram cantik Angela Charlie (31) alias Angela Lee kini harus merasakan dinginnya udara di ruang tahanan.

Ia ditangkap anggota Polres Sleman atas dugaan penipuan dan pencucian uang.

Tak sendirian, ia ditangkap bersama suaminya, David Hardian Sugito (36) yang juga terlibat kasus penipuan tersebut.

//

Dikutip dari Tribun Jogja, penangkapan mereka berdua berdasarkan atas adanya laporan seorang pria asal Jogjakakarta bernama Santoso Tadyo yang menjadi korban penipuan hingga Rp 12 miliar.

Kasat Reskrim Polres Sleman, AKP Rony Are menuturkan korban melapor ke Polres Sleman karena merasa telah ditipu oleh kedua pelaku.

Pelaku pun dilaporkan atas dugaan penipuan, penggelapan, dan pencucian uang.

Baca: Takut Kehilangan Barangnya, Wanita Ini Nekat Masuk Mesin X Ray

"Pelaku kami panggil pada 5 Februari 2018. Setelah menjalani pemeriksaan, keduanya langsung ditahan di Polres," jelas Are saat jumpa wartawan di Mapolres Sleman, Rabu (28/2/2018).

Are menjelaskan, kasus ini bermula dari bisnis tas impor yang dijalani pelaku dan korban sejak Februari 2017 lalu.

Namun alih-alih mendapatkan keuntungan, korban justru malah tertipu.

Tas-tas merek luar negeri seperti Hermes, Channel, hingga Chopard yang awalnya digadang-gadang dapat mengeruk keuntungan justru nihil.

Bisnis tersebut berjalan lancar hanya pada dua bulan pertama namun tiba pada bulan Mei 2017, bisnis tersebut mulai macet.

Pelaku pun diketahui mulai bertindak tidak jujur kepada korban.

Baca: Belum Menikah, Postingan Pevita Pearce di Media Sosialnya Selalu Diintip Kaum Adam,

Pelaku justru mempergunakan uang yang diberikan korban untuk investasi itu kepada orang lain karena pelaku terhimpit hutang.

Tak hanya itu sejumlah mobil mewah, contohnya Rubicon Wrangler pelaku beli dengan menggunakan uang korban.

Korban, yaitu Santoso total memberikan Rp12 miliar ke pelaku.

"Perjanjiannya, ada keuntungan 10 persen. Enam persen untuk pelaku dan empat persennya untuk yang investasi," jelas Are.

Akibat perbuatannya, pelaku pun dijerat dengan pasal 3 dan pasal 4 Tindak Pidana Pidana Pencucian Uang (TPPU) dengan ancaman penjara maksimal 20 tahun dan denda Rp10 miliar.

Angela kepada wartawan menjelaskan bahwa uang tersebut ia gunakan tidak hanya untuk membayar hutang tetapi juga untuk membeli tas, mobil, hingga rumah.

"Baru sekali (melakukan penipuan). Karena memang buat bayar hutang sebelumnya ke orang-orang," jelasnya.

"Ada buat beli tas itu, sama mobil, sama rumah," timpalnya.

Ia pun mengaku sudah memulai bisnis jual beli tas sejak 2013 lalu.

Bisnisnya tersebut diakuinya macet karena tidak laku dan menumpuk.

Baca: Tajir Banget, Sekali Tampil Raffi Ahmad Dibayar Puluhan Hingga Ratusan Juta, Sebulan Bisa Miliaran

Ingin Bunuh Diri

Rupanya, kisah dirinya yang terlilit hutang hingga miliaran rupiah itu pernah ia ungkapkan pada akhir tahun 2017 lalu, tepatnya pada November 2017.

Ia terlilit hutang hingga mencapai Rp 25 miliar dengna bunga yang cukup besar.

Utang yang ditumpuk oleh Angel itu baru dalam satu tahun belakangan ini.

Dikutip dari Warta Kota, tekanan demi tekanan diterima oleh wanita kelahiran Semarang, Jawa Tengah, 14 Maret 1987 itu dan memintanya untuk melunasi utang sebanyak Rp 25 Miliar secara keseluruhan.

Sempat tidak kuat, bintang sinetron 'Permata Hati Bunda', 'Tombo Ati', dan 'Super Puber' itu mengaku sudah tiga kali ingin mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri.

"Jadi memang sempat tiga kali aku mau bunuh diri karena sudah enggak kuat kan. Aku mau bayar, tapi pekerjaan aku tuh dimatiin sama orang-orang yang aku rugiin. Kalau gitu kan gimana bayarnya coba," kata Angela Lee ketika jumpa pers di kantor Henry Indraguna & Partners (HIP) di Belezza Office Tower, Permata Hijau, Jakarta Selatan, Senin (6/11/2017).

Baca: Begini Sosok Selebgram Angela Lee serta 7 Sumber Penghasilannya Sebelum Ditangkap Polisi

Mengenai bunuh diri yang pertama, Angel mengaku sang suami mengajaknya untuk bunuh diri bersama, dengan anak mereka satu-satunya.

"Tapi itu sempat tertahan rencananya sama kaka aku dirumah. Suami memang ngajak dia, aku, dan anak bunuh diri bareng-bareng biar sudah enggak ngerasain hutang lagi. Tapi aku juga yang masih bingung dan takut juga buat bunuh diri," ucapnya.

Kemudian, niat bunuh diri pun diakui oleh Angel muncul lagi.

Kejadian sama pun diajak oleh sang suami, tetapi Angel tidak mau dan berusaha kabur dari rumah.

"Aku sempat bingung diajakin bunuh diri lagi sama suami, tapi aku berpikir dan menolak ajakan bunuh diri dari suami aku. Aku bilang, 'kamu saja yang bunuh diri. Kalau enggak mau, kamu diam di rumah, biar aku yang menyelesaikan utang-utang aku," ungkapnya.

Lanjut Angel, mengenai niat bunuh diri yang ketiga, ia ingin meminum cairan obat nyamuk di depan sang kuasa hukum, Henry Indraguna ketika dirinya dilaporkan oleh orang-orang yang meminjamkan uang kepadanya.

"Aku tuh mau minum cairan obat nyamuk di depan bang Henry. Cuman bang Henry meminta aku untuk tetap kuat dan menghadapi masalah yang aku jalanin," ujar Angela Lee.

Baca: Inilah Sejumlah Kisah Gokil Tentang Malam Pertama, Pengalamanmu Seperti Apa?

Kronologi Utang Piutang

Mengenai kronologis dari utang piutang yang dilakukan Angel, Henry Indraguna menjelaskan bahwa Angel bermula meminjam uang kepada R sebesar Rp 45 Miliar dengan bunga 4-7 persen setiap satu minggu.

"Tetapi Angel sudah mengembalikannya sebesar Rp 43 Miliar dengan 600 kali transaksi," ungkap Henry dikutip dari Warta Kota.

Kemudian, Angel juga meminjam uang kepada S sebesar Rp 115 Miliar, dan sudah dilunasi sekitar Rp 103 Miliar dan juga uang administrasi sebesar Rp 176 juta dan bunga sebesar Rp 4 Miliar.

"Sudah dibayar nyicil dengan sebanyak 126 transaksi. Tapi, S melaporkan Angel ke Polres Selaman, Jawa Tengah dengan pasal penipuan dan penggelapan," tuturnya.

"Angela dipaksa untuk menyerahkan rumahnya atau diambil secara paksa. Rumah diserahkan dan dibuat nota penjualan sebesar Rp 1,4 Miliar. Setelah itu mobilnya diambil paksa disitu sebesar Rp 246 juta. Uang endorse ditungguiin, begitu masuk langsung diambil," sambungnya.

Tekanan besar diterima Angela dari S untuk segera melunasi hutangnya.

Baca: Mengharukan, Wanita Ini Berjanji Tetap Setia Walaupun kekasihnya Kehilangan Wajah Karena Tumor

Sehingga, Angela melakukan gali lobang tutup lobang, yang meminjam uang kepada orang lain yang disarankan oleh S.

"Ditambah lagi angela dikasih tau dan diajari sm S, cari hutang untuk bayar hutang dia. Angela ditekan, akhirnya Angela cari hutang dengan jumlah 1 M di transfer ke S," jelasnya.

Menurut Henry, Angel sangat ketakutan dan salah jalan, sehingga 40 tas dari reseller yang ingin dijual, akhirnya digadai ke D sebesar Rp. 7 Miliar sampai Rp. 8 Miliar.

"Bunganya itu 7 persen seminggu. Dipinjam Angela untuk membayar hutangnya kepada R dan S," ungkapnya.

Kemudian, para reseller pun memberikan tekanan kepada Angela yang cukup besar. Hingga reseller memutus tali pekerjaan Angela hingga tidak bisa bekerja.

"Tapi ketika kami mau tebus, D tidak mau. Karena D tahu Angel dilaporkan ke Polisi sama S di Polres Sleman. Kita aneh karena tidak ada hubungannya antara D dan S kan, sehingga Angela terhenti caranya untuk membayar hutang," ujar Henry Indraguna.(*)

(TribunBogor, Yudhi Maulana Aditama)

Editor: zulkodri
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved